Breaking News:

Kebakaran di Tarakan

Tempat Usaha Jahit Pakaian Ludes Dilalap si Jago Merah di Hari Ketiga Lebaran

Diakui Ahmad, orangtuanya yang mengelola usaha jahit pakaian, tak bisa menyelamatkan mesin jahit yang digunakan.

TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Proses pemadaman api di Jalan Bengkirai, RT 4 Kelurahan Gunung Lingkas. Tampak rumah milik Ahmad hangus dilalap si jago merah. FOTO: 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Satu rumah warga RT 4 Kelurahan Gunung Lingkas yang memiliki usaha jahit ikut habis dilalap api yang menghanguskan lima rumah warga, Sabtu (15/5/2021) siang menjelang sore tadi sekitar pukul 15.00 WITA.

Diakui Ahmad, orangtuanya yang mengelola usaha jahit pakaian, tak bisa menyelamatkan mesin jahit yang digunakan.

Ia tak bisa menyebutkan secara pasti angka kerugian.

Karena saat ini pihaknya masih proses mendata.

Diperkirakan ratusan juta raib dalam waktu 1,5 jam karena api yang menyambar rumah miliknya.

Baca juga: Setelah1,5 Jam Berkobar Kebakaran di Gunung Lingkas Tarakan Akhirnya Bisa Dipadamkan

Ia melanjutkan, awal mulai sumber api berasal dari rumah tetangganya, pemiliknya diketahui bernama almarhum Hj.Sudirman.

" Api sudah membesar baru merembet ke rumah orangtua saya lalu merembet ke belakang rumah sewa juga di belakang," urainya.

"Ada empat rumah sewa ditambah satu di depan jadi sekitar lima rumah terbakar. Kalau kerugian mungkin ratusan juta karena ada mesin jahit habis semua mesin jahitnya," ungkap Ahmad.

Ia mengakui tak sempat mengambil harta benda miliknya dan hanya bermodalkan pakaian yang dipakai di badan.

"Kami ndak sempat ambil apa-apa di dalam tadi, udah panik duluan, " urainya.

Baca juga: Dugaan Awal Sumber Kebakaran di Tarakan Karena Korsleting Listrik, Total 13 KK Jadi Jadi Korban

Penyebab pasti terjadinya kebakaran pun belum bisa disimpulkannya. Api sudah membesar lebih duluan dari rumah tetangganya. Ia juga menyebutkan tak ada korban jiwa dalam insiden itu.

"Belum tahu sebabnya. Bukan karena kompor karena apinya sumbernya dari ruang tamu. Rumahnya itu punya almarhum Haji Sudirman. Ada orangnya tempati juga saat ini," ungkapnya. (*)

Penulis: Andi Pausiah

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved