Lebaran Idul Fitri 2021

Larangan Mudik Sampai Kapan? Masih Berlaku hingga Hari Ini 17 Mei 2021, SIKM & Pengetatan Perjalanan

Larangan mudik sampai kapan? Pertanyaan yang banyak ditanyakan terkait aturan larangan mudik lebaran 2021.

TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Selama larangan mudik suasana Terminal Bus Kota Bontang tampak sepi penumpang 

"Operasi Ketupat selesai 17 Mei 2021. Dilanjutkan KRYD sampai tanggal 24 Mei 2021," kata Rudy, seperti dikutip Tribunnews.com, Jumat (14/5/2021).

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19 saat Arus Mudik, Pelabuhan Kayan II Akan Gelar Test Swab Antigen

Hari Ini Masih Berlaku SIKM

Sementara itu, dilansir dari Kompas.com, Kebijakan larangan mudik masih berlaku hingga hari ini, Senin (17/5/2021), setelah di mulai sejak 6 Mei 2021 lalu.

Itu artinya aturan pada periode larangan mudik masih berlaku meski libur Lebaran tahun ini telah selesai.

Semua pergerakan moda transportasi darat, laut, udara, dan kereta pun tetap dibatasi.

Pos pemeriksaan dan penyekatan masih diadakan untuk mengecek syarat bagi pelaku perjalanan yang dikecualikan pada masa larangan mudik.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Satgas Nomor 13 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan Covid-19 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Selain itu diatur pula dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati beberapa waktu lalu sempat mengingatkan bahwa larangan mudik Lebaran masih berlaku hingga 17 Mei 2021.

Oleh sebab itu, ia mengimbau masyarakat untuk membatasi perjalanan.

"Kami sekali lagi mengingatkan kepada seluruh anggota masyarakat, bahwa sesuai SE 13/2021 dan Permenhub 13/2021, masih berlaku ketentuan peniadaan mudik sampai 17 Mei 2021.

Jadi semua ketentuan yang ada di aturan-aturan tadi masih berlaku, yakni kegiatan mudik tetap dilarang dan dilakukan pembatasan aktivitas masyarakat, termasuk pembatasan transportasi," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual pada Kamis (13/5/2021) lalu.

Adapun berdasarkan beleid tersebut, memang diatur pula pengecualian bagi masyarakat dengan tujuan khusus atau mendesak untuk melakukan perjalanan lintas daerah saat masa larangan.

Baca juga: Gegara Larangan Mudik, Jeni Sekeluarga Memilih Berwisata ke Pantai Ecing Nunukan

Tetapi perjalanan itu wajib dilengkapi surat izin keluar masuk (SIKM).

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved