Breaking News:

Virus Corona di Kaltara

Vaksinasi Covid-19 Lansia di Kaltara Baru 30 Persen, Nunukan Terendah

Dimulai sejak Maret lalu, tercatat baru sekitar 30,7 persen lansia atau 3,305 orang dari 10,771 sasaran yang telah melaksanakan vaksinasi.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI
Dimulai sejak Maret lalu, tercatat baru sekitar 30,7 persen lansia atau 3,305 orang dari 10,771 sasaran yang telah melaksanakan vaksinasi.TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI 

Menurut Agust, besarnya jumlah lansia yang telah divaksin di Bulungan dibandingkan dengan wilayah lainnya di Kaltara, disebabkan oleh wilayah Bulungan yang juga ibukota Kaltara menjadi pusat pelaksanaan vaksinasi lansia di tahap awal.

“Karena kemarin itu Tanjung Selor Ibukota Provinsi, yang menjadi wilayah awal vaksinasi bagi lansia, baru setelah itu diselenggarakan di kabupaten kota lain seperti Tarakan,” terangnya.

Pihaknya mengaku, masih rendahnya angka vaksinasi bagi lansia, dikarenakan kendala masih banyaknya lansia, yang tidak lolos saat tahapan skrining vaksinasi.

Di mana hal tersebut disebabkan oleh penyakit penyerta atau komorbid yang dimiliki oleh lansia.

“Karena banyak yang tidak lolos saat skrining, bisa jadi karena komorbid atau penyakit penyerta, sehingga belum bisa untuk divaksin,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bulungan Imam Sujono mengatakan, pihaknya masih terus melanjutkan program vaksinasi bagi lansia.

Pihaknya mengaku memiliki banyak tantangan dan hambatan dalam vaksinasi bagi lansia, diantaranya masih banyak pihak keluarga lansia yang takut, dengan program vaksinasi Covid-19.

Baca Juga: Reaksi Usai Vaksin Covid-19 Menurut Penjelasan Medis, Nyeri dan Pegal pada Lengan

Baca Juga: 46.492 Orang Sudah Divaksin, Pemkab Kukar Masih Targetkan Vaksinasi untuk 77.349 Orang

“Kalau di kami, vaksinasi masih lanjut untuk yang lansia,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Bulungan Imam Sujono.

“Karena masih banyak yang takut-takut, dari keluarga juga masih banyak yang takut dan belum mau ngantar untuk divaksin,” tuturnya. (*)

Berita tentang Virus Corona

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved