Breaking News:

Virus Corona

Bukan 1 Minggu ke Depan, Epidemiolog Perkirakan Kapan Kasus Covid-19 Meledak Usai Libur Lebaran

Menumpuknya masyarakat di destinasi wisata selama libur Lebaran juga dianggap berpotensi menaikkan angka penderita Covid-19.

Editor: Januar Alamijaya
Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi Sejumlah wisatawan memadati kawasan Pantai Karnaval Ancol, Jakarta Utara, Jumat (14/5/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Pasca libur lebaran 2021 sejumlah pihak khawatir terjadinya ledakan kasus Covid-19.

Tak hanya karena adanya mudik namun sejumlah hal diperkirakan juga mendorong terjadinya peningkatan kasus Virus Corona.

Menumpuknya masyarakat di destinasi wisata selama libur Lebaran juga dianggap berpotensi menaikkan angka penderita Covid-19.

Namun ledakan diperkirakan tak akan terjadi dalam waktu dekat.  

Ribuan orang yang berbondong-bondong mengunjungi destinasi wisata setelah lebaran.

Secara tidak langsung hal ini tentunya mengabaikan protokol kesehatan yang melarang adanya kerumunan dalam skala besar.

Padahal di Indonesia masih dalam masa pandemi Covid-19. Dengan kata lain, Indonesia belum aman dari infeksi virus Covid-19.

Baca juga: Lok Tuan Jadi Satu-satunya Wilayah Berbahaya Covid-19 di Bontang, 913 Orang Terkonfirmasi Positif

Menurut Ahli Epidemiologi Indonesia dan Peneliti Pandemi dari Griffith University, ledakan kasus akan terjadi.

Namun, tidak dapat dilihat dalam satu hingga dua minggu ini.

Setidaknya ledakan besar infeksi Covid-19 akan nampak setelah satu hingga tiga bulan berikutnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved