Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Habib Rizieq Baca Pledoi Singgung 8 Tokoh Dinilai Penjahat Prokes, Ada Habib Luthfi hingga Jokowi

Habib Rizieq bacakan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, singgung 8 tokoh dinilai penjahat Protokol kesehatan, ada Habib Luthfi hingga Jokowi.

Kolase Tribunkaltim.co
Sidang lanjutan Habib Rizieq kasus kerumunan - Habib Rizieq bacakan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, singgung 8 tokoh dinilai penjahat Protokol kesehatan, ada Habib Luthfi hingga Jokowi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq membacakan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (20/5/2021).

Dalam nota pembelaan Habib Rizieq, mantan bos FPI itu menyinggung 8 tokoh nasional yang dinilai juga sebagai penjahat prokes ( protokol kesehatan).

Mulai dari kalangan pejabat, artis, ulama hingga presiden.

Menurut Habib Rizieq para tokoh itu juga dianggap melakukan pelanggaran prokes sama seperti apa yang dialamatkan kepada dirinya.

Namun para tokoh yang disebut Habib Rizieq itu tak senasib dengan dirinya yang harus berhadapan dengan masalah hukum. 

Habib Rizieq bacakan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, singgung 8 tokoh dinilai penjahat Protokol kesehatan, ada Habib Luthfi hingga Jokowi.

Baca juga: AKHIRNYA Israel dan Hamas Palestina Sepakat Gencatan Senjata Usai 10 Hari Berperang, Ini Alasannya

Baca juga: Blak-blakan di Pengadilan, Habib Rizieq Bongkar Alasan Tinggal di Arab Saudi, Singgung Dendam Ahok

Terdakwa Muhammad Rizieq Shihab (MRS), kembali mengikuti sidang lanjutan perkara pelanggaran protokol kesehatan yang menimbulkan kerumunan massa di Petamburan dan Megamendung.

Sidang yang digelar PN Jakarta Timur pada Kamis (20/5/2021) tersebut, juga menggelar pembacaan pledoi atau nota pembelaan atas tuntutan jaksa oleh MRS.

Diketahui sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) menuntut memberi hukuman kepada Rizieq Shihab 2 tahun penjara dikurangi masa kurungan sementara atas perkara yang teregister dengan nomor 221/Pid.B/2021/PN.JktTim.

Rizieq Shihab dianggap telah melanggar Pasal 160 KUHP juncto Pasal 93 Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved