Berita Kaltim Terkini

Gedung Perpustakaan Kaltim Rawan Banjir, GPMB Minta Direlokasi

engurus Daerah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca  (GPMB) Kaltim bersama dengan organisasi pegiat literasi lainnya sangat terbantu dengan perpustakaan

Penulis: Nevrianto | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
Kondisi di salah satu ruang baca yang penuh sesak dengan pemustakan. Foto diambil tahun 2019 sebelum wabah Covid-19).TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO. 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Sebagai mitra kerja pemerintah dalam mengkampanyekan program pembangunan literasi dan kegemaran membaca, sesuai dengan amanat yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

Dalam melaksanakan program peningkatan literasi masyarakat dan kegiatan pembudayaan kegemaan membaca masyarakat di Kalimantan Timur,  Pengurus Daerah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca  (GPMB) Kaltim bersama dengan organisasi pegiat literasi lainnya sangat terbantu dengan keberadaan gedung perpustakaan provinsi yang terletak di jalan Ir. H. Juanda Samarinda.

Hal ini sebagai salah satu tempat yang ideal untuk menuangkan ide dan kreatifitas para pegiat lietarsi dan masyarakat.

Baca Juga: Kembangkan Kampung Literasi, Pertamina Balikpapan Serahkan Bantuan ke Perpustakaan Digital

Baca Juga: Camat Kuaro Inginkan Budaya Literasi tak Hanya Menjangkau Tingkat Desa Namun Juga RT

Namun seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan kota Samarinda yang sangat dinamis, Ketua GPMB Kaltim, Syafrudin Pernyata,  Minggu (23/5/2021) mengutarakan  kondisi gedung perpustakaan provinsi yang ada saat ini dinilai tidak lagi representatif,  sehingga dipandang perlu untuk segera direlokasi dan dibangun gedung baru yang lebih representatif.

"Ada 4 Pertimbangan Gedung Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kaltim di Jalan Juanda Kecamatan Samarinda Ulu direlokasi dan dibangun gedung baru.

Yakni  pertumbuhan jumlah pemustaka dan koleksi bahan pustaka  tidak berbanding lurus dengan ruangan yang tersadia.

Kemudian ruangan yang ada saat ini jumlah dan luasannya sangat terbatas sehingga tidak mampu lagi memfasilitasi aktivitas literasi masyarakat.

Pada musim penghujan kawasan gedung perpustakaan provinsi sering dilanda banjir hingga masuk ke lantai dasar  dengan ketinggian air rata-rata selutut orang dewasa.

Serta lahan untuk  pembangunan gedung perpustakaan provinsi telah tersedia dan dokumen perencanaan juga telah dibuat sejak tahun 2012 namun sampai saat ini pembangunan fisiknya belum direalisasikan," tutur Syafrudin Pernyata.

Baca Juga: Upaya Hilangkan Radikalisme, Ridwan Kamil dan Kang Maman Membuat Buku Biografi, Melawan via Literasi

Baca Juga: Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 5 Halaman 156 157, Kegiatan Proyek & Literasi: Sehari di Sungai Ciliwung

Syafrudin melanjutkan, berdasarkan hal-hal tersebut  dan dalam upaya mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk mendukung penyediaan sarana gedung perpustakaan ,  yang lebih representatif  sebagai wahana peningkatan literasi masyarakat. 

"Pengurus GPMB Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan saran dan masukan kepada bapak Gubernur untuk mendukung realisasi pembangunan gedung baru Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sesuai dengan dokumen perencanaan yang telah ada," jelasnya. (*)

Berita tentang Kaltim

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved