Berita Samarinda Terkini
Puncak Arus Balik di Pelabuhan Samarinda Berlangsung Normal, KM Pantokrator Bawa 965 Penumpang
Kedatangan KM Pantokrator asal Parepare, Sulawesi Selatan yang tiba di Pelabuhan Samarinda, Minggu (23/5/2021), membawa 965 penumpang.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Kedatangan KM Pantokrator asal Parepare, Sulawesi Selatan yang tiba di Pelabuhan Samarinda, Minggu (23/5/2021), membawa 965 penumpang.
Dari kedatangan ini terlihat arus balik cukup normal dan tidak ada penumpang membludak.
Kedatangan ini juga disusul keberangkatan KM Prince Soya yang mengangkut 1.118 dari kapasitas normalnya yang bisa mengangkut 1.750 penumpang.
Ditemui di sekitar area Pelabuhan pada Minggu (23/5/2021) sore, Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Samarinda, Mukhlish Tohepaly mengungkapkan bahwa situasi arus balik dapat diurai sesuai prediksi.
"Untuk situasi di pelabuhan bisa diurai dan kami tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat," ujarnya mengawali keterangan.
Baca juga: Impian Hamsyah Mau Hadiri Wisuda Anak Sirna, Ditolak Naik KM Prince Soya karena Tak Bawa Surat Rapid
Ditanya terkait puncak dari arus balik, dia mengatakan bahwa prediksi penumpang yang bakal terurai karena ada yang berlayar ke Pelabuhan di Kota Bontang sedianya benar terjadi, terlihat dari kedatangan dan keberangkatan hari ini yang mana ialah puncak arus mudik.
"Kemungkinan hari ini (dan kemarin) puncaknya, itu sudah sesuai dengan jadwal seperti biasa. Tanggal 6 bulan depan nanti juga sudah mulai normal seperti biasa," ucap Mukhlish Tohepaly.
Pihaknya juga tak lupa memberikan imbauan terkait dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat, yang wajib ditaati penumpang yang berangkat maupun datang.
"Terus kami lakukan, baik yang berangkat dan datang, untuk tetap taat prokes, itu wajib dilakukan penumpang, termasuk dengan melengkapi surat tes rapid antigen, itu wajib," tuturnya.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Rahmad Taufiq
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepala-kesyahbandaran-dan-otoritas-pelabuhan-ksop-kelas-ii-samarinda-mukhlish-tohepaly.jpg)