Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Gagal Jadi Pebisnis Sarang Walet, Agustinus Gabriel Sukses Lakoni UMKM Balikpapan Madu Lun Tau

Berawal di tahun 2019, setelah melihat segerombolan burung walet di kebunnya, Agustinus Gabriel, mendirikan sebuah bangunan

Penulis: Bella Evanglista
Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BELLA EVANGLISTA
Agustinus Gabriel Sukses Lakoni UMKM Balikpapan Madu Lun Tau. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Berawal di tahun 2019, setelah melihat segerombolan burung walet di kebunnya, Agustinus Gabriel, mendirikan sebuah bangunan dengan harapan burung-burung tersebut akan masuk dan bersarang di bangunan tersebut.

Seperti yang sudah diketahui, harga sarang burung walet sendiri terbilang fantastis.

Didorong akan keyakinan setelah melihat tanda-tanda keberadaan burung walet tersebut, Agustinus optimis bahwa bisnis ini nantinya akan menjadi penopang ekonomi keluarga.

Namun setelah beberapa bulan kemudian, burung walet tak kunjung bersarang di bangunan tersebut. Usut punya usut, ternyata bangunan ini justru dipenuhi oleh lebah madu.

Baca Juga: KIPI Bahas Meninggalnya Guru Honorer di Balikpapan Usai Vaksinasi Covid-19

Baca Juga: Chelsie Monica Tumbangkan 10 Pecatur di Balikpapan, meski tak Tidur Semalaman

Menurut perkiraan Agus, kemungkinan besar burung walet enggan masuk ke bangunan tersebut dikarenakan ada lebah di dalamnya.

"Saat itu saya sedikit bingung antara harus senang atau sedih. Karena jika dilihat dari luar, bangunan ini adalah sarang walet," tuturnya. 

"Tapi begitu masuk ke dalam, isinya justru lebah. Saat itu, status saya langsung berubah dari pebisnis walet menjadi pebisnis madu," ujarnya.

Kendati demikian, Agus mengatakan bahwa dirinya tetap bersyukur, dikarenakan bisnis madu yang kini dilakoninya bisa menghasilkan jutaan rupiah per bulan dan menjadi penyangga ekonomi keluarganya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved