Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Pertanyaan TWK Pegawai KPK: Pilih Al Quran atau Pancasila hingga Lepas Kerudung demi Bangsa & Negara

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tri Artining Putri menyebut sejumlah pertanyaan janggal dalam TWK untuk alih status pegawai menjadi ASN.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Gedung KPK 

TRIBUNKALTIM.CO - Polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam proses alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) masih terus bergulir.

Sejumlah pertanyaan janggal disebut-sebut masuk dalam daftar pertanyaan TWK.

Bahkan pertanyaan-pertanyaan tersebut tak ada kaitannya dengan pemberantasan korupsi.

Baca juga: 51 Pegawai KPK Dipecat, Novel Baswedan Tak Tinggal Diam, Singgung Instruksi Jokowi Tak Dianggap

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tri Artining Putri menyebut sejumlah pertanyaan janggal dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) untuk alih status pegawai menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pertanyaan-pertanyaan itu dinilai tidak punya korelasi dengan wawasan kebangsaan.

Puput, demikian sapaan akrabnya, termasuk dalam 75 pegawai KPK yang tidak lolos TWK.

Pewawancara atau asesor melayangkan pertanyaan pilihan kepada pegawai KPK untuk memilih Al Quran atau Pancasila.

“Ada juga yang ditanya terkait dengan pilih mana Al Quran atau Pancasila. Seolah-olah Al-quran dan Pancasila tidak bisa berjalan beriringan,” ujar Putri dalam diskusi daring bertajuk: “Mengurai Kontroversi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Minggu (30/5/2021).

Baca juga: Di Belakang Panggung Mata Najwa Keberadaan Harun Masiku Dibongkar, Raja OTT KPK Diberhentikan Firli

“Seolah-olah di Pancasila, tidak ada Ketuhanan Yang Maha Esa, maka seolah-olah Al-quran tidak bisa sejalan dengan Pancasila,” jelasnya.

Saat itu, temannya itu didesak harus memilih salah satu antara Al-Quran atau Pancasila.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved