Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Soal Rencana PTM di Kaltim, Isran Noor Tak Mau Buru-Buru, Lihat Dulu Perkembangan Kasus Covid-19

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim meminta kepada seluruh sekolah untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
Gubernur Kaltim Isran Noor mengakui tidak ingin terburu-buru melakukan kebijakan untuk memperbolehkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kaltim. TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim meminta kepada seluruh sekolah untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Hal tersebut mengacu pada tempat-tempat lain seperti pusat perbelanjaan dan perkantoran yang sudah dibuka kembali.

"Kenyataannya adalah mal, bioskop, dan semua tempat kerja sudah dibuka untuk tatap muka. Jadinya, sudah saatnya sekolah-sekolah kita melakukan tatap muka terbatas," kata Nadiem Makarim dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, Senin (31/5/2021) silam.

Berdasarkan hal tersebut, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor memberikan respons terhadap kemungkinan PTM di Kaltim.

Ia mengatakan, saat ini masih melihat terlebih dahulu kondisi perkembangan kasus positif Covid-19 di Kaltim.

Baca juga: Gubernur Kaltim Masih Pilih-Pilih Calon Direksi Perusda yang Lolos Seleksi, Isran Noor: Semedi Dulu

Isran Noor mengakui tidak ingin terburu-buru melakukan kebijakan untuk memperbolehkan PTM di Kaltim.

Bahkan terkait kelas 50 persen itu, kata Isran Noor, hal tersebut masih belum bisa dilakukan.

Sebab ia menilai jika PTM dilakukan maka potensi penyebaran Covid-19 di Kaltim semakin tinggi.

"Sampai bagaimana awal bulan Juni-Juli kalau memang belum memungkinkan kita tidak adakan," ucap Isran Noor, Rabu (2/6/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved