Breaking News:

Berita Internasional Terkini

Marah Tak Diberi Banyak Harta Warisan, Menantu Wanita Ngamuk dan Halangi Proses Pemakaman Mertua

Upacara pemakaman yang awalnya berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, mendadak gaduh akibat ulah seorang wanita

Kolase TribunKaltim.co / IST-eva.vn
Marah Tak Diberi Banyak Harta Warisan, Menantu Wanita Ngamuk dan Halangi Proses Pemakaman Mertua 

Setelah beberapa saat meyakinkan dan berdebat, tiga anak yang lainnya memutuskan untuk memanggil polisi setempat untuk membawa wanita itu pergi.

Insiden ini menimbulkan banyak kontroversi di media sosial Tiongkok dengan komentar kritis dan marah terhadap pasangan tertua itu.

Sementara itu, berita lainnya, dua orang yang masih kerabat terlibat perkelahian hingga menyebabkan satu di antaranya meninggal.

Perkelahian itu dipicu gara-gara kebun duku warisan nenek.

Hingga kini polisi masih memburu pelaku.

Baca juga: Bakal Minta Maaf ke Keluarga Sule, Teddy Nyerah Berebut Harta Warisan Lina dengan Rizky Febian?

Peristiwa berdarah yang terjadi Desa Sirah Pulau Padang, Kecamatan Sp Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) antar kerabat menyebabkan seorang korban meninggal dunia, Sabtu (3/4/2021) siang.

Dari informasi yang dihimpun Tribunsumsel.com perkelahian dilatarbelakangi oleh persoalan pembagian harta warisan.

Hal tersebut dibenarkan, Kepala Desa Sp Padang, Tulus Noer yang menyebutkan jika harta warisan yang dimaksud yakni sebuah pekarangan kebun.

"Informasi yang saya terima, nenek mereka (Tamrin dan Depi) ini memiliki lahan kebun duku yang terletak di di Desa SP Padang. Sejak dulu kebun yang dimaksud itu dikelola oleh paman mereka (atau salah satu keturunan neneknya)," jelasnya.

Disambungkan Tulus Noer, sekitar setahun yang lalu paman yang mengelola kebun tersebut meninggal dunia.

Baca juga: Teddy Minta Rp 750 Juta dari Warisan Lina, Rizky Febian Tagih Sertifikat Rumah Kos, Langkah Hukum?

"Setelah pamannya meninggal, mereka ini berbagi tugas untuk mengelola kebun dan sejauh ini tidak ada selisih paham," terangnya.

Namun, Ia cukup kaget atas kejadian perkelahian dan tidak pernah disangka-sangka.

"Makanya saya juga kaget kok bisa terjadi, setahu saya mereka ini tidak pernah ribut dan sering bersama," pungkasnya.

Pasca perkelahian yang terjadi di Desa Sirah Pulau Padang, Kecamatan Sp Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir antara tetangga yang juga masih memiliki hubungan keluarga, Sabtu (3/4/2021) jam 12.30 siang.

Camat Sp Padang, Syawal Harahap menyebutkan kondisi terkini di lokasi kejadian telah aman dan kondusif.

Baca juga: Aset Miliaran Rizky Febian Habis, Teddy Tak Bisa Kembalikan Harta Anak Sule, Tetap Minta Warisan

"Setelah kejadian perangkat desa setempat langsung berkoordinasi dengan kedua belah pihak keluarga agar insiden tersebut tidak sampai bergejolak yang lebih luas lagi."

"Saya menjamin kondisi di lapangan saat ini sudah aman dan terkendali," katanya kepada wartawan Tribunsumsel.com.

Masih kata Syawal, kejadian tersebut juga sudah ditangani pihak kepolisian Polsek SP Padang.

"Keluarga korban sepenuhnya menyerahkan peristiwa ke petugas kepolisian setempat," pungkasnya.

Direncanakan jenazah korban akan segera dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

Peristiwa perkelahian di Desa Sirah Pulau Padang, Kecamatan Sp Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir antar kerabat menyebabkan seorang korban meninggal dunia, Sabtu (3/4/2021) jam 12.30 siang.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihak keluarga korban segera melaporkan kejadian ke Mapolsek Sp Padang. Agar pelaku yang buron segera ditangkap.

"Tadi keluarga sudah membuat laporan dan beberapa anggota kami masih telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi," jelas Kapolsek Sp Padang, Iptu Zulkifli Hanafi melalui telepon, Sabtu (3/4/2021) sore. (*)

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul 2 Kerabat Berkelahi Gara-gara Kebun Warisan Nenek, Sepupu Tewas Dibacok, Pelaku Masih Diburu
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Menantu Wanita Halangi Proses Pemakaman Jenazah Ayah Mertua, Emosi Tak Diberi Harta Warisan Banyak

Berita Internasional Terkini

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved