Berita Paser Terkini

Pemilihan Putra-Putri Tari Indonesia, Wabup Paser Ingin Irma Erpiana Menangkan Hati Warga

Baru saja, putra-putri dari Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, mengharumkan nama di tingkat Nasional.

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
AJANG SENI TARI - Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf lepas putri terbaik Kabupaten Paser Irma Erpiana yang mewakili Provinsi Kalimantan Timur, pada event Pemilihan Putra-Putri Tari Indonesia Tahun 2021 di Nusa Tenggara Timur pada Kamis (3/6/2021). 

Sebagai bentuk dukungan atas kreativitas para anak muda Paser tersebut, Wabup Masitah merogoh kocek sebesar Rp 10 juta untuk disumbangkan ke tim Kress AP.

Masitah berharap, sumbangan yang diberikan dapat bermanfaat untuk penampilan mereka nantinya dengan harapan dapat menyabet juara.

"Tentunya Pemerintah Kabupaten Paser harus mendukung kreativitas anak muda Paser. Semoga ini bermanfaat dan nanti akan diikuti oleh dinas terkait lainnya yang membidangi seni, budaya, dan pariwisata di Kabupaten Paser," harapnya.

Tak hanya Wabup, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli juga ikut menyumbang sebesar Rp 20 juta, diikuti Bank Kaltimtara Rp 15 juta, dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Paser Ina Rosana Rp 5 juta.

Dalam kesempatan itu, Wabup pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan dalam rangka melestarikan budaya di Kabupaten Paser.

"Terima kasih kepada semua pihak atas dukungannya, Ini tidak hanya sebagai wujud dukungan terhadap pemerintah daerah, namun hakikatnya dukungan terhadap pelestarian seni budaya Kabupaten Paser," pungkasnya.

Walaupun sumbangan yang diberikan tidak begitu besar, Wabup berharap, tim Kress AP dapat terpacu semangatnya untuk memberikan yang terbaik.

"Pemkab Paser sudah menyiapkan dananya dan sudah rampung kemarin Kami bicarakan. Alhamdulillah, dengan bantuan dana bisa teratasi semua meskipun kurang, tidak menyulutkan semangat mereka untuk bertanding," jelas Wabup.

Sementara Humas Kress AP, Eka Dian Mayasari menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Paser yang mendukung timnya untuk berlaga di kancah nasional.

"Alhamdulillah, yang pasti respons dari pemerintah kita sudah sangat luar biasa. Walaupun dengan kondisi anggaran yang terbatas dan sebagainya, Bupati dan Wakil Bupati tetap mengupayakan bagaimana teman-teman dapat apresiasi dari pemerintah," ucap Echa, sapaan akrabnya.

Dia pun menambahkan, yang terpenting saat ini tim Kress AP dapat berangkat ke Jakarta walaupun dengan keterbatasan biaya.

"Yang Kami pikirkan, teman-teman bisa berangkat saja dulu untuk tampil di sana. Setelah itu biarlah menjadi PR kami di sana. Total ada 15 orang yang akan berangkat termasuk kru, tapi hanya 5 orang nantinya yang akan tampil," tambahnya.

Lagu yang akan dibawakan nantinya, dia mengungkapkan, yaitu Paser Berkerai yang belum pernah dikomersilkan. 

Lagu itu murni hasil karya binaan Kress AP, termasuk arranger-nya yang bernama Hendra Wijaya.

Jika Kress AP Paser lolos dalam tiga besar nantinya, pihak penyelenggara meminta menambahkan satu lagu untuk dibawakan.

Menurut Echa, peserta yang masuk grand final merupakan perwakilan pulau yang ada di Indonesia.

"Kayak perwakilan pulau. Yang pertama Pulau Kalimantan, kedua Papua, Sumatra Utara, DIY Yogyakarta, Jatim Jember. Jadi ada lima yang akan kita lawan," tutupnya.

Tim Kreasi Seni Anak Paser akan berlaga pada malam puncak lomba KAMU AKU pada Senin (24/5/2021) depan pukul 19.30-20.30 WIB.

Acara tersebut akan berlangsung di Gedung Balairung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jakarta.

Berita tentang Paser

Penulis Syaifullah Ibrahim | Editor: Budi Susilo

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved