Berita Kaltim Terkini
MTQ ke 42 Tingkat Kaltim di Bontang Resmi Dibuka Wagub Hadi Mulyadi
Perhelatan akbar Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 42 Provinsi Kalimantan Timur resmi dibuka, Sabtu (5/6/2021) sekitar pukul 21:00 Wita
Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Perhelatan akbar Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 42 Provinsi Kalimantan Timur resmi dibuka, Sabtu (5/6/2021) sekitar pukul 21:00 Wita.
Agenda pembukaaan ini terpusat di Arena Utama Lapangan Bessai Berinta Lang Lang, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.
Dalam kegiatan ini turut hadir Gubernur Kaltim yang diwakili oleh Wakil Gubernur Hadi Mulyadi, serta didampingi Ketua Panitia Basri Rase sekaligus selaku Walikota Bontang.
Dalam sambutannya, Basri Rase menyambut seluruh kedatangan 720 peserta kafilah dan sejumlah pejabat perwakilan dari seluruh Kabupaten Kota di Kalimantan Timur.
Baca Juga: Ikut MTQ ke 42 di Bontang, Wabub Kubar Edyanto Arkan Berangkatkan 38 Kafilah Asal Kutai Barat
Tak lupa Basri juga mengucapkan terimakasih atas partisipasi kepada 200 dewan hakim yang ikut mensukseskan kegiatan MTQ yang bergengsi ini.
"Saya ucapkan terima kasih dan selama datang di Kota Taman Bontang. Semoga kehadiran seluruh kafilah bisa membawa berkah," ungkapnya, Sabtu (05/06/2021).
Harapannya dalam kegiatan yang berlangsung hingga sepekan kedepan ini bisa berjalan lancar dan membawah berkah bagi masyarakat Kota Bontang.
Ia juga ingatkan agar seluruh pantia penyelenggar agar bisa maksimal dan memberikan pelayanan yang baik sebagai tuan rumah.
Baca Juga: Kafilah MTQ Samarinda Jalani Tes Swab Antigen Sebelum Bertolak ke Kota Bontang
Diakhir, Basri menutup sambutannya dengan pantun untuk seluruh peserta yang akan menghadapi pertandingan.
"Kepasar rawa indah beli ikan baronang, dimasak asam dengan kelumpang, kami ucapkan selamat datang dan bertanding di Kota Bontang," tutur Basri.
Sementara dalam sambutan Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi menuturkan, meski kegiatan ini ajang perlombaan, namun jangan dimaknai hanya sebatas pertandingan. Sebab kegiatan ini juga adalah bentuk siar agama islam untuk meningkat keyakinan sebagai kaum muslim.
"Selamat bertanding buat kafilah. Kegiatan ini jangan hanya dianggap pertandihan, tapi acara sebagai siar agama untuk meningkatkan keyakinan kita," ungkapnya.
Selain itu, Pemprov Kaltim telah menyediakan untuk para pemenang MTQ dari Juara Satu hingga Enam.
Untuk pemenang akan dihadiai Rp 100 juta, Juara Dua Rp 50 juta, sedangkan juara Tiga Rp 25 juta.
Sementara untuk juara ke empat Rp 15 juta, serta ke lima Rp 10 juta, dan yang terakhir juara terkahir hanya Rp 5 juta.
"Hadia ini memang tidak begitu banyak. Tapi hadia ini sebagai apresiasi untuk para kafila yang berprestasi dibidang agama," tutur Hadi.
Selanjutnya, pembukaan ini ditandai dengan menekan tombol sirine sebagai tanda bahwa MTQ ke 42 Provinsi Kalimantan Timur di Bontang dibuka secara resmi.
Diperiksa Suhu Badan
Berita sebelumnya. Pemkot Bontang dirikan pos pemeriksaan bagi kafilah MTQ ke 42 Kaltim, di Tugu Selamat Datang Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.
Pos itu didirikan untuk pemeriksaan suhu badan dan validasi surat antigen kepada seluruh kafilah yang hari ini mulai tiba di Bontang, Kalimantan Timur.
"Pos itu cuman cek suhu sama surat antigen. Bukan untuk rapid kafilah," tutur Aji Erlynawati, Kamis (03/06/2021).
Ia mengatakan, seluruh kafilah dipastikan telah melakukan pemeriksaan rapid antigen di kota masing-masing sebelum menuju ke Bontang.
Baca Juga: Ikut MTQ ke 42 di Bontang, Wabub Kubar Edyanto Arkan Berangkatkan 38 Kafilah Asal Kutai Barat
Sehingga Pemkot Bontang tak perlu lagi melakukan pemeriksaan rapid.
Sebab pemerintah hanya menyediakan layanan rapid antigen bagi kafilah yang memiliki gejala Covid-19.
"Buat apa lagi dirapid. Kan sudah di kotanya masing. Rapid antigen yang disiapkan itu bagi kafilah yang didapati punya gejala," beber Aji.
Selain itu ia juga menuturkan, jika hari ini, Kamis (3/6/2021) seluruh kafilah dari 9 kabupaten/kota di Kalimantan Timur akan tiba di Bontang.
Baca Juga: Jadwal Pelepasan Kafilah MTQ Samarinda, Rencana Dihadiri Walikota Andi Harun
Masing-masing kontingen yang masuk di Bontang langsung diarahkan menuju hotel yang telah ditentukan.
"Mungkin ada beberapa yang belum karena jauh. Yang jelas hari ini pasti semua harus tiba. Karena jadwal dari 3 hingga 9 Juni ini," pungkasnya.
Pemkot Tutup Lapak Pedagang
Pemkot Bontang tetap melarang pedagang di Lapangan Bessai Berinta atau Lang-Lang saat perhelatan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke 42 digelar di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.
Rencanannya, deretan lapak pedagang disana akan ditutup panitia pelaksana menggunakan baliho agar menambah keindahan di lokasi acara.
"Yah kalau dari saya ditutupi (tenda pedagang-red),"ujar M Bahri Ketua Panitia MTQ ke 42 saat ditemui di gedung arena utama, Senin (31/5/2021).
Namun keputusan belum bersifat final. Sebab bisa saja berubah apabila kepala daerah mengubah kebijakan yang sudah disepakati.
Baca Juga: Pemkot Bontang Batasi Jumlah Penonton MTQ ke 42 Kaltim, Warga Bisa Saksikan Lomba Secara Virtual
"Nah itu tergantung pimpinan saya lagi," katanya.
Diketahui pedagang makan dan minuman di Lapangan Lang-Lang sudah lebih setahun tak beroperasi. Pemerintah menutup lapangan Lang-lang dengan alasan pandemi Covid-19.
Sebelumnya salah satu anggota Dewan sempat mendesak pemerintah agar segara membuka kembali lapangan Lang-lang.
Namun lagi-lagi gagal lantaran Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata belum mendapat persetujuan dari Tim Satgas COVID-19.
Baca Juga: Jelang MTQ Tingkat Kalimantan Timur, 45 Kafilah Ikuti Training Center di Sangatta
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlynawati membenarkan rencana itu.
Kata Aji, sejak tak beroperasi, lapak milik pedagang tak terurus. Beberapa bagian lapak terlihat mulai ringsek.
"Yah kita tutup baliho, kan ada tamu nanti terlihat kumuh,"katanya.
Dari pantauan TribunKaltim.co, sejumlah lapak milik pedagang di sekitar Lapangan Lang-Lang tampak tak terurus.
Baca Juga: Butuh Uluran Tangan, Isnan Hafidz Juara MTQ Asal Kukar Mengalami Bengkak di Pipinya
Bahkan, sebagian tenda milik pedagang ambruk. Ranting-ranting pohon kelapa sawit menjulang menyebabkan tenda payung pedagang rusak.
Penulis Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ke-42-kalimantan-timur.jpg)