Berita Balikpapan Terkini

Pembatalan Haji 2021, Calon Haji Asal Balikpapan Ajukan Refund

Kementerian Agama memperbolehkan jamaah calon haji tahun 2021 mengajukan permohonan pengembalian dana setoran pelunasan haji.

TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO
Kepala Kemenag Kota Balikpapan, Johan Marpaung, TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Kementerian Agama memperbolehkan jamaah calon haji tahun 2021 mengajukan permohonan pengembalian dana setoran pelunasan haji.

Hal itu seiring dengan dibatalkannya pemberangkatan haji tahun ini.

Selain Indonesia tidak mendapat izin dari Arab Saudi.

Juga lantaran mempertimbangkan kesehatan jamaah calon haji.

Mengingat situasi pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai.

Baca juga: Isi Lengkap Surat Kedubes Arab Saudi untuk Ketua DPR RI, Bantah Indonesia tak Dapat Kuota Haji

Kepala Kementerian Agama Balikpapan Johan Marpaung turut menjelaskan mengenai hal ini.

Setoran pelunasan uang jamaah akan dikembalikan berdasarkan pengajuan yang dilakukan oleh masing-masing jamaah.

"Ya memang sudah ada yang meminta refund dana. Banyak yang batalkan," ujarnya.

"Ada yang sakit, meninggal, banyak juga yang batalin belakangan ini. Tapi aman saja dananya, data pastinya saya tidak hafal," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Balikpapan, Rivani mengatakan jamaah diberikan kesempatan untuk memilih.

Baca juga: NEWS VIDEO BPKH Jamin Dana Jemaah Haji Aman Meski Belum Bisa Berangkat pada Tahun 2021

Jika mau mengambil silahkan, atau tetap diamanahkan kepada BPKH juga disilahkan.

Artinya mau mengambil atau tidak, jamaah tetap berhak.

Namun perlu diingat, yang bisa diminta kembali adalah hanya dana setoran pelunasan dan bukan dana setoran awalnya.

Sebab, jika menarik dana setoran awal, berarti jamaah telah membatalkan rencana mendaftar haji.

Akibat adanya penundaan ini, jika calon jamaah haji baru mendaftar di tahun ini, maka 2051 estimasi keberangkatan.

Baca juga: Terkait Penundaan Ibadah Haji 2021, Komisi IV DPRD Kaltim Minta Masyarakat Memaklumi

"Jadi hanya dana pelunasannya saja, itu dikembalikan utuh tanpa setoran awal. Kalau setoran awal diambil juga berarti dia (jamaah) mudur," ungkap Rivani.

Ditanya terkait prosedur pengambilan dananya, Rivani menyebut petunjuk teknisnya belum ada.

Dalam waktu dekat rencananya Kemenag akan menyusun hal tersebut untuk kemudian diinformasikan ke jamaah.

"Belum ada petunjuk teknisnya. Insya Allah dalam waktu dekat disusun. Bagaimana mekanisme pengambilannya," tandas Rivani.

Berita tentang Balikpapan

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved