Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Pemkab Nunukan Bakal Luncurkan Aplikasi SEPAKAT, Berikut Manfaatnya bagi OPD

Pemerintah Kabupaten Nunukan bakal meluncurkan aplikasi SEPAKAT (Sinergitas Perangkat Daerah Dalam Rangka Akuntabilitas Kepala Daerah).

TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Nunukan, Muhammad Amin saat menggelar sosialisasi aplikasi SEPAKAT di Kantor Bupati Nunukan, Jumat (4/6/2021) kemarin. TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN- Pemerintah Kabupaten Nunukan bakal meluncurkan aplikasi SEPAKAT (Sinergitas Perangkat Daerah Dalam Rangka Akuntabilitas Kepala Daerah).

Adanya aplikasi tersebut diharapkan dapat memudahkan perangkat daerah dalam merapikan berkas atau laporan yang dibuat setiap tahun.

Menurut Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Nunukan, Muhammad Amin, aplikasi berbasis online itu digagas dengan pertimbangan, laporan yang disusun oleh perangkat daerah selama ini masih secara manual dan terpisah.

Bahkan, aplikasi SEPAKAT itu tidak hanya dapat diakses oleh perangkat daerah melainkan juga masyarakat Nunukan secara luas.

"Laporan perangkat daerah selama ini masih dilakukan secara terpisah dan manual. Insya Allah melalui aplikasi berbasis online itu semua laporan menjadi terpadu. Dan masyarakat juga bisa mengakses informasinya melalui aplikasi SEPAKAT itu," kata Muhammad Amin kepada TribunKaltara.com, Sabtu (5/6/2021) sore.

Baca juga: Malaysia Lockdown Total, Perbatasan RI-Malaysia di Nunukan Kaltara Dijaga Ketat Satgas Pamtas

Aplikasi SEPAKAT itu terdiri atas 4 jenis laporan, seperti Standar Pelayanan Minimal (SPM), Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah (LPPD), Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP), dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ).

Sebelumnya, kata Muhammad Amin, pihaknya telah melakukan sosialisasi Peraturan Bupati Nunukan nomor 8 tahun 2021 tentang Penyelenggaran Satu Data Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah secara Elektronik.

"Kemarin kita sudah mulai sosialisasikan Perbub nomor 8 tahun 2021. Kebetulan saya salah satu peserta PIM 2 Makassar. Sehingga, saya mengambil inisiatif untuk melakukan terobosan terhadap perubahan penyampaian laporan Pemda," ucapnya.

Lebih lanjut dia berharap, adanya aplikasi SEPAKAT tersebut, dapat membantu para OPD dalam hal penyimpanan data yang cepat dan mudah.

Halaman
12
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved