Berita Nasional Terkini
TERUNGKAP Alasan Oknum Brimob Kabur Saat Ditugaskan ke Papua, Bukan Takut KKB
Terungkap alasan oknum Brimob yang mau kabur saat ditugaskan ke Papua, bukan takut kelompok kriminal bersenjata alias KKB.
TRIBUNKALTIM.CO - Nama institusi Polri tercoreng atas perilaku oknum Brimob yang kedapatan hendak kabur saat ditugaskan di Papua, Indonesia.
Oknum Brimob tersebut diperbantukan sebagai prajurit dalam kaitannya pengamanan kamtibmas masyarakat di tanah Papua.
Hal itu mengingat aksis teror yang dilancarkan KKB Papua semakin masif menyasar warga sipil.
Namun bukannya menjalankan pengabdian, alih-alih oknum Brimob itu justru hendak kabur meninggalkan Papua.
Ia diamankan sesaat sebelum menaiki pesawat menuju Kota Makassar.
Kini oknum Brimob tersebut telah diamankan dan diperiksa lebih lanjut.
Nah, terungkap alasan oknum Brimob yang mau kabur saat ditugaskan ke Papua.
Oknum Brimob itu mengaku bukan takut terhadap kelompok kriminal bersenjata alias KKB.
Simak informasi selengkapnya dalam artikel ini.
Baca juga: KKB Papua Bakar Tower Bandara dan Perumahan, TNI/Polri Siaga Drone Antisipasi Kontak Senjata Susulan
Seorang oknum anggota Brimob, Brigadir AY, diamankan setelah desersi alias kabur dari tempat tugas di Base Camp Mile 39 objek vital Freeport, Papua.
Oknum Brimob tersebut diamankan di Bandara Lama Mozes Kilangin, Timika, Papua, Jumat (4/6/2021) ketika hendak check in keluar dari bandara Mimika menuju Makassar.
Brimob tersebut diketahui berasal dari Polda Sumatera Barat yang diperbantukan ke Papua.
"Benar, dia anggota Polda Sumbar yang diperbantukan ke Papua," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto yang dihubungi Kompas.com, Sabtu (5/6/2021).
Satake menyebutkan, saat ini oknum Brimob itu sudah diamankan di Mapolres Mimika Papua untuk pemeriksaan lanjutan.
"Dari informasinya, dia ada masalah keluarga. Namun, tetap saja kalau mau meninggalkan tugas harus ada izin dari komandannya. Kita sedang menunggu hasil pemeriksaan di Polres Mimika," kata Satake.
AY yang merupakan personel Satgas Amole itu dilaporkan meninggalkan basecamp Mile 39 sejak Rabu (2/6/2021).
Upaya pencarian pun dilakukan sampai akhirnya AY diketahui berada di Bandara Lama Mozes Kilangin, Timika.
Baca juga: DETIK-DETIK Teror Beruntun KKB Papua Tembak Mati Kepala Desa dan Tukang Bangunan, Cek Daftar Korban
KKB Papua Makin Beringas
Tindakan teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua makin ganas, setelah membunuh seorang warga, gerombolaan itu menyerang fasilitas Bandara Aminggaru, Distrik Ilaga, Papua pada Kamis (3/6/2021).
Kejadian tersebut menyebabkan sejumlah fasilitas di bandara tersebut mengalami kerusakan.
Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, menyebutkan sempat terjadi aksi baku tembak.
"Kamis (4/6/2021) sekitar 17.40 WIT telah terjadi pembakaran fasilitas Bandara Aminggaru, satu tower bandara, ruang tunggu bandara, tiga perumahan perhubungan udara dan satu rumah warga hangus dibakar KKB," ujar Irjen Mathius D Fakhiri melalui pesan singkat, Jumat (4/6/2021).
Saat kejadian, aparat keamanan yang berada di Kota Ilaga melihat kepulan asap tebal dari arah Bandara Aminggaru.
Selanjutnya, dilakukan pemantauan menggunakan drone dan didapati beberapa fasilitas bandara dalam keadaan terbakar.

Fakhiri menyebut aparat keamanan gabungan yang dipimpin Kapolres Puncak, langsung menuju ke lokasi kejadian.
"Sempat terjadi kontak tembak antara personel gabungan dengan KKB sebelum tiba di bandara," kata Fakhiri.
Kontak senjata terjadi sekitar satu jam. Aparat keamanan memilih mundur karena situasi mulai gelap.
Direncanakan Jumat (4/6/2021) pagi, aparat keamanan akan kembali ke Bandara Aminggaru dan KKB diperkirakan masih berada di lokasi tersebut.
"Tidak menutup kemungkinan akan kembali terjadi kontak senjata, yang pasti kami tidak akan mundur," kata Fakhiri.
KKB Tembak Warga Sipil
Habel Halenti (30), tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pada Kamis (3/6/2021).
Habel Halenti (30) dinyatakan tewas karena luka tembak di bagian belakang leher.
Saat itu, Habel Halenti sedang bersama rekannya Muhammad Alif yang diketahui selamat dari serangan KKB.
Muhammad Alif menceritakan saat-saat terakhir sebelum Habel Halenti tewas.
Menurut Muhammad Alif, Habel Halenti sempat memohon ampun agar tak dibunuh oleh anggota KKB.
Diketahui, Peristiwa penembakan tersebut terjadi di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua, sekira pukul 12.30 WIT.
"Hari ini (3/6/2021) terjadi aksi penembakan yang dilakukan KKB di Omukia dan menewaskan Hable Halenti yang biasa bekerja sebagai tukang bangunan," ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri di Jayapura.
Saat itu Habel Halenti dan Muhammad Alif berangkat dari camp karyawan di kompleks pancuran Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga, ke arah Kampung Eronggobak, Distrik Omukia.
Mereka menggunakan mobil dinas jenis pikap double cabin putih milik Pemda Puncak untuk mengangkut babi.
Pada pukul 13.00 WIT, Habel Halenti dan Muhammad Alif hendak pulang kembali.
Namun, dua anggota KKB menodongkan senjata ke arah mereka.
Kedua anggota KKB itu menggunakan satu senjata laras pendek dan sebuah senjata laras panjang.
"Korban sempat berteriak 'Ampun Komandan' namun langsung ditembak oleh salah satu KKB yang menodongkan senpi tersebut sebanyak satu kali," kata Fakhiri.
Muhammad Alif yang ketakutan langsung melompat ke dalam mobil.
Ia mengendarai mobil dan meninggalkan lokasi kejadian.
Fakhiri menyebut, saat saksi lari bersama satu rekan lainnya yang bernama Abdul Haras'z ke Polsek Ilaga, KKB sempat melepaskan tembakan yang mengenai pintu mobil.
Sekitar pukul 14.00 WIT, Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia langsung memimpin pasukan menuju lokasi kejadian.
"Saat tiba di TKP, rombongan personel TNI Polri ditembaki oleh KKB yang sudah menunggu kedatangan anggota TNI-Polri dan sempat diganggu sebanyak tiga kali sehingga sempat terjadi Kontak tembak sekitar 15 menit," kata Fakhiri.
Saat ini jenazah korban sudah dievakuasi ke Puskesmas Ilaga. (*)
(*)
Berita Nasional Terkini Lainnya
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Makin Ganas, KKB Papua Bakar Tower Bandara dan Perumahan
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diperbantukan ke Papua, Oknum Anggota Brimob Polda Sumbar Malah Kabur", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2021/06/05/142025178/diperbantukan-ke-papua-oknum-anggota-brimob-polda-sumbar-malah-kabur?page=all.
Editor : David Oliver Purba