Berita Samarinda Terkini
Genap 100 Hari Kerja, Walikota Samarinda Andi Harun Harapkan Masyarakat Selalu Mendukung
Genap sudah program 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota Samarinda, Andi Harun dan Rusmadi Wongso per 5 Juni 2021.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Genap sudah program 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota Samarinda, Andi Harun dan Rusmadi Wongso per 5 Juni 2021.
Namun Andi Harun menjelaskan bahwa pencapaian 100 hari kerja bukan ajang untuk berbangga diri.
Karena tujuan dari program 100 hari kerja tersebut adalah menyampaikan pesan kepada seluruh pihak mengenai isi dari program yang akan terus dilakukan hingga 5 tahun ke depan.
"Tidak hanya menyampaikan pesan kepada masyarakat. Tapi juga kepada seluruh pimpinan OPD hingga Kecamatan dan Keluarahan, bahwa iniloh over view potret gerakan kita 5 tahun ke depan," jelas Andi Harun kepada Tribunkaltim saat ditemui dalam kegiatan penyemprotan Eco Enzyme, Sabtu (5/6/2021) lalu.
Baca juga: Program 100 Hari Kerja Pemkot Samarinda, 86 Aksi Berjalan Baik, 14 Belum Sesuai Harapan
Walikota kelahiran Bone ini juga menyadari bahwa pesan program yang akan terus berlanjut ini tentu tidak bisa serta merta langsung diterima oleh masyarakat.
Oleh karena itu pihaknya akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi ke tengah masyarakat.
"Karena teori perubahan sosial tidak bisa terjadi secara serentak. Jadi itu gunanya kita sosialisasi berulang-ulang agar intensitas kesadaran masyarakat semakin hari semakin tumbuh," jelasnya.
Andi Harun sangat berharap pesan dari apa yang sudah mereka lakukan selama 100 hari kerja tersampaikan kepada masyarakat.
Agar masyarakat Kota Samarinda senantiasa mendukung program yang mereka jalankan untuk menciptakan kota yang bersih, nyaman, aman dan tertib.
Baca juga: Penertiban Parkir dalam 100 Hari Kerja Pemerintahan Walikota Andi Harun dan Wawali Rusmadi Wongso
"Memang kegiatan yang kita lakukan tidak bisa langsung berhasil dalam satu kali waktu dan masa yang sama," ujarnya.
"Itu sebabnya kita tidak boleh menyerah kepada keadaan. Kita harus maklumi, yang penting kita semangat dan konsisten menjalaninya," ucapnya.
"Jadi kalau bisa satu minggu selesai, kenapa kita paksakan satu hari? Seperti PKL, sampah dan parkir, tidak semua langsung menerima," ujarnya.
"Ada yang harus dua tiga kali baru mengerti. Begitulah cara kita beradaptasi terhadap keadaan di lapangan," tuturnya.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Mathias Masan Ola
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/walikota-samarinda-foto-bersama.jpg)