Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Detik-detik Mantan Anggota DPRD di Sukabumi Ditemukan Tewas Tergantung

Inisial korban adalah MIS. Belakangan diketahui MIS adalah mantan anggota DPRD Kota Sukabumi

Editor: Faizal Amir

TRIBUNKALTIM.CO- Seseorang berinisial YS terkejut ketika membuka pintu dapur sebuah rumah di Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

Di dapur ia melihat seseorang telah meninggal dunia dalam keadaan tergantung.

Korban diketahui si empunya rumah.

Inisial korban adalah MIS. Belakangan diketahui MIS adalah mantan anggota DPRD Kota Sukabumi.

Ia juga mengakui jika korban merupakan mantan anggota DPRD Kota Sukabumi.

Hal tersebut diungkapkan AKBP Sumarni melalui pesan singkat kepada TribunJabar.id

Baca juga: NEWS VIDEO Viral Kisah Sopir Angkot Gratiskan Ongkos Penumpang di Hari Jumat

"Telah ditemukan mayat laki-laki yang diduga melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri. Korban mantan anggota DPRD Kota Sukabumi," ujar AKBP Sumarni, Minggu malam.

Sumarni menambahkan, korban ditemukan pertama kali oleh seorang berinisial YS yang penasaran melihat kondisi rumah korban gelap.

"YS melihat rumah korban dalam keadaan gelap atau lampu tidak nyala, dengan inisiatif sendiri YS masuk ke rumah korban dan mengecek ke dalam rumah untuk memastikan korban ada di dalam atau tidak," ujar AKBP Sumarni.

Saat melihat kondisi korban, YS terkejut. "Setelah dicek korban dalam keadaan tergantung di dapur dengan menggunakan tali tambang. YS memberitahu kepada tetangga terdekat dan menghubungi petugas kepolisian," katanya.

Padahal, kata AKBP Sumarni, berdasarkan keterangan saksi, korban sempat melakukan video call dengan saudaranya sekitar pukul 12.00 WIB.

"Pukul 16.00 WIB korban masih terlihat di kediamannya sendiri karena anak-anak korban bekerja di luar kota. Hasil olah TKP sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan atau penganiayaan," ujarnya.

Polisi kemudian membawa jasad korban ke rumah sakit. "Selanjutnya korban langsung di bawa ke RSUD Syamsudin SH untuk dilakukan Visum guna mengetahui secara pasti penyebab kematian," ucapnya.(*)

Berita Nasional

Berita Video

Editor: TribunKaltim.co/Fz
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved