Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Penyaluran Pupuk Subsidi, Kadispertan Malinau Sebut Lahan Anggota Kelompok Tani Wajib Satu Wilayah

Tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Malinau mengalokasikan kebutuhan pupuk bersubsidi sejumlah 428 ton.

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI
Lahan pertanian di Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Minggu (6/6/2021).TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Malinau mengalokasikan kebutuhan pupuk bersubsidi sejumlah 428 ton.

Data Dinas Pertanian Kabupaten Malinau, dari 428 ton pupuk tersebut terbagi dalam 5 jenis pupuk bersubsidi.

Dengan rincian, 260 ton NPK, 154 ton Urea, 7 ton ZA, 5 ton Sp-36, dan 2 ton pupuk organik. Diperuntukkan untuk 3 sub sektor pertanian.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG, Waspada Hujan & Petir Berpotensi Terjadi di Malinau pada Siang dan Malam Hari 

Baca Juga: Gali Potensi Batik Khas Malinau Kaltara, Pengrajin Diminta Rajin Eksplorasi Motif Lokal

Meliputi sub sektor pertanian tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan.

Alokasi kebutuhan pupuk tersebut disalurkan kepada kelompok tani di Kabupaten Malinau.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malinau, Afri ST Padan menjelaskan sebaran pupuk bersubsidi tersebut sebagian besar diperuntukkan untuk Petani padi.

"Tiap tahun kita alokasikan pupuk bersubsidi. Dan penerimanya adalah kelompok tani yang terdaftar. Ini tersebar beberapa kelompok tani," ujarnya, Minggu (6/6/2021).

Baca Juga: PPDB SMA di Malinau, Pendaftaran Lewat Jalur Zonasi Wajib Dilaksanakan di Wilayah Domisili

Halaman
12
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved