Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Kendaraan yang Parkir Semrawut di Jalan Zona Zero Tolerance Samarinda pada Penerapan ETLE Berkurang

Kendaraan yang parkir pada jalur Zona Zero Tolerance saat penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik mobile berkurang.

TRIBUNKALTIM.CO/ NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Terlihat sebuah mobil parkir di badan Jalan Slamet Riyadi, depan Islamic Center, Kota Samarinda. Kini jalur tersebut yang biasanya banyak kendaraan parkir semrawut, terlihat berkurang. TRIBUNKALTIM.CO/ NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kendaraan yang parkir pada jalur Zona Zero Tolerance saat penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik mobile berkurang.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman melalui Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Wisnu Dian Ristanto mengatakan, selama sepekan penerapannya.

Kendaraan yang biasa parkir semrawut di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Jalan RE. Martadinata dan Jalan Gajah Mada, sudah mulai minim.

"Berhenti dibadan jalan, yang artinya semrawut. Tidak banyak lagi kami dapati, (ETLE) efektif menekan hal ini," sebutnya, Selasa (8/6/2021) hari ini.

Baca juga: Penataan Parkir di Samarinda jadi Fokus Pemberlakuan Zona Zero Tolerance

Bertanya terkait di sepanjang jalur tersebut ketika ada kendaraan khususnya yang membawa barang berhenti lalu menurunkan berang tersebut, hal ini ditegaskan bahwa bisa di toleransi.

Petugas Satlantas saat ETLE mobile, akan menanyakan keperluan kendaraan tersebut berhenti pada rambu larangan parkir.

"Termasuk drop barang, nanti petugas tanyakan keperluannya. Kita tolerir, kan tidak lama setelah itu jalan lagi," ungkapnya.

Sama halnya seperti kendaraan yang parkir atau mengantre menunggu giliran pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU bilangan Jalan Slamet Riyadi.

Tiap harinya, terpantau antrean kendaraan hingga 500 meter dari pintu masuk SPBU.

Baca juga: Zona Zero Tolerance Sepanjang Tepian Mahakam untuk Penerapan ETLE Mobile, Cek Kategori Pelanggaran

Hal ini juga menimbulkan kemacetan, Kompol Wisnu Dian Ristanto menyampaikan petugas senantiasa memantau jalur tersebut, dan juga mengkomunikasikan ke pihak terkait.

"SPBU antri, kondisinya ada pengecualian. Dalam jam rawan macet, juga akan diperhatikan, agar tidak menumpuk kendaraan di jalur tersebut," jelasnya.

Terkait kantong parkir, dukungan Pemkot Samarinda juga terus berjalan.

Jalur Zona Zero Tolerance, yang salah satu goals nya tak ada lagi kendaraan parkir di badan jalan dirasa bakal terwujud.

"Sudah (dukungan Pemkot), kantong parkir di sepanjang jalur Zona Zero Tolerance. Termasuk dua titik di Jalan Merbabu dan Jalan Semeru, nanti menyusul di lokasi lain. Ini bukti dukungan Pemkot," pungkasnya.

Berita tentang Samarinda

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editir | Editor: Mathias Masan Ola

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved