Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO The Power Of Gotong Royong Jamaah Semangat Bangun Masjid Terapung Pertama Pangkep

Tak Memiliki Masjid, anak kampung nelayan harus berlayar menggunakan perahu kecil sejauh 12 Km demi menjangkau masjid terdekat

Editor: Faizal Amir

An: Yayasan Masjid Nusantara

Atau klik >>> http://bit.ly/BantuMASJIDTERAPUNGPANGKEP

Awal Mula dan Tekad Warga Punya Masjid

Tak Memiliki Masjid, anak kampung nelayan harus berlayar menggunakan perahu kecil sejauh 12 Km demi menjangkau masjid terdekat.

Bila kondisi tak memungkinkan, mereka memanfaatkan ruang sekolah untuk beribadah shalat berjamaah.

Dilema inilah yang dirasakan warga muslim di Kampung Buttue, Desa Kanaungan, Kec. Labakkang, Kab. Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan. Kampung yang didiami oleh 31 Kepala Keluarga (KK) itu puluhan tahun lamanya beribadah tanpa masjid.

 Anak Nelayan Kampung Buttue, Desa Kanaungan, Kec. Labakkang, Kab. Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan tengah mengadakan kegiatan mengaji di ruang kelas (masjidnusantara.org)

Sejatinya, warga kampung Buttue taat menjalankan sholat berjamaah. Sayangnya semangat ini belum ditunjang dengan keberadaan masjid.

Hal yang menjadi kendala adalah ekonomi warga yang rendah. Kampung Buttue terletak di pesisir, dimana warga hanya bergantung pada laut dengan mata pencaharian sebagai nelayan dan petani rumput laut. Penghasilan yang tak menentu membuat mereka kesulitan untuk membangun masjid sendiri.

Sementara untuk menjangkau masjid terdekat, anak-anak dan orang tua harus menempuh jarak 12 kilometer, sekitar 30 menit berlayar di sungai menggunakan perahu katingting. Namun, biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli bahan bakar perahu terkadang jadi kendala.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved