Breaking News:

Tanda Tangani Nota Kesepahaman, Bupati Inginkan Perkebunan Kelapa Sawit Jadi Sektor Andalan di Paser

Pemerintah Kabupaten Paser bersama Yayasan Keanekaragaman Hayati (Kehati) dan Yayasan Kawal Borneo menyelenggarakan workshop perkebunan kelapa sawit

TRIBUN KALTIM/SYAIFULLAH IBRAHIM
Bupati Paser Fahmi Fadli bersama Ketua Pengurus Yayasan Kehati, Riki Frindos dan Ketua Pengurus Kawal Borneo, Mukti Ali saat melakukan penandatanganan nota kesepahaman dukungan kelapa sawit berkelanjutan di Kabupaten Paser. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu hotel swasta yang ada di Kabupaten Paser, Kamis (10/6/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Pemerintah Kabupaten Paser bersama Yayasan Keanekaragaman Hayati (Kehati) dan Yayasan Kawal Borneo menyelenggarakan workshop perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

Bupati Paser dr. Fahmi Fadli yang membuka secara resmi kegiatan yang berlangsung pada Kamis (10/6/2021) hari ini di salah satu hotel swasta yang ada di Kabupaten Paser tersebut.

Selain workshop, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman dukungan kelapa sawit berkelanjutan di kabupaten Paser.

Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, Ketua Pengurus Yayasan Kehati Riki Frindos, dan Ketua Pengurus Kawal Borneo Mukti Ali.

"Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan dengan maksud mengintegrasikan tugas dan fungsi para pihak dalam implementasi program dukungan bagi kelapa sawit berkelanjutan di idonesia, terutama diwilayah Kabupaten Paser," kata bupati.

Baca juga: Raih Peringkat ke-7 pada MTQ Tingkat Provinsi Kaltim, Wabup Berikan Apresiasi kepada Kafilah Paser

Selain itu, lanjut Fahmi, dalam pokok-pokok kesepahaman yang disepakati oleh para pihak juga mendukung peningkatan aspek legalitas lahan dan usaha bagi pekebun swadaya.

Mendukung pendaftaran pekebun melalui surat tanda daftar budi daya (STD-B) melalui pemetaan, pendataan dan fasilitas pendaftaran, serta pengawalan.

Mendukung integrasi lahan sawit swadaya dalam penatagunaan lahan dan RPJM/RKP desa, termasuk kegiatan pengembangan sawit.

Mendukung penyusunan rencana aksi daerah kelapa sawit berkelanjutan (RAD-KSB) dan penguatan kapasitas layanan penyuluhan Good Agricultural Practices (GAP) di tingkat kabupaten.

Mendukung perlindungan areal berhutan yang berada diluar kawasan hutan, mendukung percepatan kemitraan antara pabrik kelapa sawit dengan pekebun.

Halaman
123
Penulis: Syaifullah Ibrahim
Editor: Diah Anggraeni
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved