Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Jatam Ungkap 53 Lubang Tambang Ditinggal Menganga di Marangkayu, Warga Pakai buat Sumber Air Bersih

Aktivitas penambangan batubara di Kalimantan Timur kini semakin mengundang keresahan berbagai kalngan.

TANGKAP LAYAR VIA ZOOM
Sungai Palakan dan Sungai Santan di Kutai Kartanegara yang terdampak oleh limbah penambangan perusahaan batubara. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Aktivitas penambangan batubara di Kalimantan Timur kini semakin mengundang keresahan berbagai kalngan.

Bagaimana tidak, setiap tahun jumlah perusahaan tambang batubara di Pulau Borneo ini terus menjamur dan berkembang.

Bahkan dari data yang disampaikan oleh Advokasi Jatam Kalimantan Timur, Pradarma Rupang, dalam zoom meeting yang digelar Jumat (11/6/2021), 43 % dari luas wilayah daratan Kaltim sudah dikonversi atau diubah menjadi pertambangan batu bara.

Bahkan dari data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim yang mereka dapatkan ada 1.404 Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan 30 Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B).

Dalam kesempatan tersebut, Jatam Kaltim mengungkap satu temuan lapangan di satu lokasi hasil investigasi di Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Baca juga: Gegara PT PMA Muat Batubara Tanpa Izin, Pemkab PPU Kembali Tutup Pelabuhan Benuo Taka

"Hasil temuan kita adalah setidaknya ada 53 lubang tambang yang ditinggalkan menganga sejak pertama kali perusahaan batubara beroperasi di wilayah tersebut hingga 2025 mendatang," jelas Pradarma Rupang dalam penyampaiannya.

Dia mengungkap salah satu perusahaan di mana saham terbesar perusahaan tersebut digerakan oleh Banpu Mineral asal Thailand.

Hal itu juga diungkapkan oleh Anggota Jatam Advokasi Kutai Barat Teresya Jari, yang kala itu bertugas mengambil sampel dari air Sungai Palakan dan Sungai Santan yang di hulunya terdapat aktivitas tambang.

"Mereka membuang limbah ke anak Sungai Palakan, kemudian bermuara ke Sungai Santan," jelas Tere kepada Tribun Kaltim.

Halaman
12
Penulis: Rita Lavenia
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved