Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Pendapatan Nelayan Malinau Merosot Tajam, Dulu Dapat Rp 200 Ribu, Kini Hanya Rp 50 Ribu/Hari

Hasil perikanan di wilayah periran Kabupaten Malinau cenderung menurun dari tahun ke tahun.

TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Ketua Kelompok Nelayan, Imbayud Taka Desa Malinau Seberang, Hasan saat menghadiri pertemuan kelompok nelayan bersama Bupati dan Wakil Bupati Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU- Hasil perikanan di wilayah perairan Kabupaten Malinau cenderung menurun dari tahun ke tahun.

Selain dikeluhkan oleh nelayan, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malinau, Sofyan juga mengungkapkan hal yang sama.

Karena potensi hasil laut menurun, imbas merosotnya potensi perairan daerah, berdampak langsung terhadap menurunnya kesejahteraan nelayan di Bumi Intimung.

Ketua Kelompok Nelayan, Imbayud Taka, Hasan mengatakan dampak menurunnya potensi perairan sangat mempengaruhi kualitas hidup nelayan.

Ayah dari 2 orang anak tersebut bercerita.

Baca juga: Hasil Laut Menurun, Nelayan Malinau Minta Ilegal Fishing dan Pengolahan Limbah Tambang Diawasi

Dulu, potensi wilayah perairan di Kabupaten Malinau sangat menjanjikan.

Penghasilan nelayan bisa dikatakan sangat berkecukupan.

Dulunya, nelayan di Sungai Sesayap bisa memperoleh hingga Rp 200 ribu dalam sehari.

Jumlah tersebut dinilainya lebih dari cukup untuk menutupi kebutuhan hidup keluarga.

Halaman
1234
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved