Breaking News:

Berita Berau Terkini

Abrasi Pulau Derawan Masih Perlu Solusi, Tiap Tahun 6 Meter Pantai Tergerus

Persoalan abrasi di Pulau Derawan masih harus menemukan solusi.Pasalnya permintaan pemecah ombak belum juga terpenuhi.

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Abrasi pantai mengakibatkan kerusakan pada bangunan dan mengikis bibir pantai, pemerintahan kampung berharap ada solusi seperti pemasangan pemecah ombak.TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB - Persoalan abrasi di Pulau Derawan masih harus menemukan solusi.

Pasalnya permintaan pemecah ombak belum juga terpenuhi.

Kepala Kampung Pulau Derawan Bahri mengakui hampir tiap tahun 5 hingga 6 meter bibir pantai tergerus.

Baca Juga: Masuk Daftar Destinasi Prioritas Baru, Pulau Derawan Jadi Sasaran Pengamanan Destinasi Wisata Berau

Baca Juga: Derawan Bakal Naik Kelas, Menparekraf Sandiaga Uno Lirik Potensi Wisata Kelas Dunia di Kaltim

Luasan lokasi pulau Derawan sendiri yakni sebesar 44,77 hektar jika tidak terkikis penuh.

Hal itu bisa dilihat dari landasan heliped yang rusak, balai pertemuan bangunan milik Dinas Pariwisata yang roboh, juga lapangan voli bekas PON 2008 lalu juga menghilang.

Semakin tahun masyarakat mengakui abrasi semakin cepat, dari pada 10 tahun ke belakang.

Bahri sangat menyayangkan permintaan mereka terkait pemecah ombak belum bisa terpenuni, kendati setiap kali usulan kampung, mereka meminta hal tersebut.

Apalagi, Derawan menjadi objek wisata yang cukup banyak menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved