Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Food Estate di Bulungan, Jauh antara Harapan dengan Kenyataan

Program Food Estate yang dicanangkan di Bulungan, Kalimantan Utara, sejak 2011 lalu, masih jauh antara harapan dan kenyataan.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI
Kepala Dinas Pertanian Kaltara, Wahyuni Nuzband saat mengunjungi kawasan SP 8, Tanjung Buka, Tanjung Palas Tengah, Provinsi Kalimantan Utara pada Minggu (13/6/2021). TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI 

Baca Juga: Pembukaan Lahan Food Estate di Kalimantan segera Drealisasikan

Baca Juga: Akhir April Mentan Akan Resmikan Food Estate Bulungan

"Food estate memang masih berjalan sendiri-sendiri, memang masih jauh dari yang diharapkan," ujar Kepala Dinas Pertanian Kaltara, Wahyuni Nuzband.

"Konsep food estate memang harus ada outtaker, seperti PT Sang Hyang Sri, lalu Miwon. Mereka ini tidak jalan karena alasan mereka infrastruktur belum tersedia," tambahnya.

Pihaknya mengakui belum dapat menyerap semua hasil produksi petani lokal, lantaran keterbatasan anggaran.

"Di kami ada Pasar Mitra Tani, tapi kami tidak punya cukup uang untuk membeli hasil tani, kami hanya membantu memasarkan, istilahnya sistem nitip, kalau laku uangnya bisa diambil," ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Kaltara, Wahyuni Nuzband saat mengunjungi kawasan SP 8, Tanjung Buka, Tanjung Palas Tengah, Provinsi Kalimantan Utara pada Minggu (13/6/2021).
Kepala Dinas Pertanian Kaltara, Wahyuni Nuzband saat mengunjungi kawasan SP 8, Tanjung Buka, Tanjung Palas Tengah, Provinsi Kalimantan Utara pada Minggu (13/6/2021). (TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI)

"Tapi sistem ini tidak disukai petani karena mereka tidak dapat langsung uangnya," katanya.

Wahyuni mengungkapkan, konsep food estate akan dibahas lebih lanjut oleh Pemprov Kaltara.

Dirinya mengingkan agar kawasan food estate yang saat ini dilakukan oleh Pemerintah Pusat di Kalteng dapat diterapkan di Kalimantan Utara.

"Pemprov Kaltara juga punya kajian, kami ingin adanya badan pengelola food estate
dan dengan Kementan kami juga sudah melakukan kajian," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved