Breaking News:

Virus Corona

Berikut Deretan Kota Vaksinasi Covid-19 Terbanyak di Indonesia Versi KPCPEN

Kebijakan pemerintah dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi karena dampak pandemi Covid-19

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Bupati Berau, Sri Juniarsih bersama Wakil Bupati Gamalis dan beberapa pihak lainnya, meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Berau di dalam gedung Graha Pemuda, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. 

Tercatat dalam 10 hari terakhir atau pada periode 1 sampai 10 Juni 2021, peningkatan kasus di wilayah DKI Jakarta mencapai 300 persen

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Kutim, Nol Penambahan Kasus Covid-19, Tersisa 49 Pasien yang Dirawat

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Indonesia, Per Hari Program Vaksinasi Covid-19 Menyentuh Angka 500 Ribu

"Sangat disayangkan, kemarin kita pertama kalinya kembali menyentuh angka kasus harian lebih dari 8000."

"DKI Jakarta menjadi provinsi dengan tambahan kasus paling signigikan, dalam 10 hari meningkat lebih dari 300 persen."

"Pada tanggal 1 Juni lalu, kasus harian hanya 500an dan di tanggal 10 Juni kasus harian mencapai 2900an kasus," kata Wiku.

Lantas, bagaimana tanggapan ahli epidemiologi terkait kenaikan kasus ini?

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Kaltim, Kasus Covid-19 Bertambah 146, Satgas Ingatkan Jangan Lalai Prokes

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Indonesia Sabtu 29 Mei 2021, Total Positif 1.809.926 Kasus, Meninggal 50.262 

Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono mengatakan, lonjakan kasus ini ibarat sudah terjadi kebakaran.

Menurutnya, tim Satgas Covid-19 yang diberi tugas untuk mencegah penambahan kasus ini bekerja kurang tegas.

Sebab, selama ini, Pandu menilai kerja dari tim Satgas Covid-19 hanya bersifat mengimbau dan mengajak saja.

"Kalau sekarang ibarat kebakaran dan teman-teman dari Satgas Covid-19 tidak mempunyai kemampuan yang berani dan tegas, jadi sifatmya menghimbau mengajak," kata Pandu, dikutip dari tayangan Youtube tvOne, Minggu (13/6/2021).

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Tana Tidung, Nihil Kasus dan 434 Orang Sembuh

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Bontang, Kelurahan Lok Tuan Berhasil Keluar dari Zona Merah

"Seharusnya sudah tahu mobilitas penduduk akan meningkatkan lonjakan, harusnya tugas Satgas Covid-19 mencegah supaya tidak terjadi," tambahnya.

Setelah terjadinya 'kebakaran' ini, Pandu menilai akan terjadi lonjakan dengan potensi yang lebih besar lagi.

Hal itu karena faktor varian baru virus Corona, terlebih varian dengan jenis 'Delta' yang disebut lebih menular.

"Jadi sekarang sudah kebakaran dan artinya lonjakan ini akan terjadi terus dan potensinya lebih tinggi dari Janurari 2021," ungkap Pandu.

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Bontang, Tambah 5 Pasien Sembuh, 6 Wilayah Masuk Zona Hijau

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Nunukan, Pekerja Imigran Pulang Secara Ilegal, 1 Terindikasi Positif Covid-19

Pandu juga menuturkan, pandemi tidak hanya dipengaruhi oleh perilaku manusianya saja, tetapi peran dari kebijakan pimpinan untuk mengatasi pandemi juga berpengaruh.

Untuk itu, dalam menghadapi varian baru virus corona ini, Pandu meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tangan untuk ikut mengatasinya.

"Kita menghadapi ribuan hingga jutaan jenis virus, di daerah terjadi lonjakan kasus yang mengindikasikan dominasi virus baru sudah real."

"Jadi Pak Presiden Jokowi harus turun tangan sendiri untuk mengatasi hal ini," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasus Covid Melonjak Lebih dari 300 Persen, Ahli Sebut Bak Kebakaran, Minta Jokowi Turun Tangan 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KPCPEN: Yogyakarta Jadi Kota Vaksinasi Terbanyak Setelah Bali dan Jakarta 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved