Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Dugaan Tambang Ilegal di Palaran Samarinda, Modusnya Pura-pura Pematangan Lahan

Dugaan tambang ilegal atau tanpa izin dengan modus berpura-pura mematangkan lahan kembali terkuak.

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Lokasi pematangan lahan yang diduga dibarengi oleh kegiatan keruk-mengeruk batu bara tanpa izin, Jalan Parikesit 2, Gang Bendahara, RT 43, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

Baca Juga: Jatam Ungkap 53 Lubang Tambang Ditinggal Menganga di Marangkayu, Warga Pakai buat Sumber Air Bersih

Akibatnya, kegiatan tanpa izin ini diberi pita segel, guna menutup lokasi tersebut. 

Dua alat berat yang digunakan juga tak lepas disegel oleh petugas.

Pemilik lahan pun diminta datang ke markas Satpol PP untuk memberikan keterangan. 

"Kami sudah segel, pemiliknya harus ke Satpol PP," tegas Syamsul Komari. 

Sementara dari sumber yang tak mau disebutkan untuk diwartakan, berkata sebelum petugas tiba di lokasi penindakan, Lurah Rawa Makmur Rudi Aries lebih dulu sampai.

Tetapi, ketika rombongan petugas sampai, Lurah Rawa Makmur tersebut telah meninggalkan tempat lantaran akan menghadiri agenda lainnya. 

"Saat sudah sampai sampai, memang sudah tidak ada orang, tetapi mesin (alat berat) itu masih panas. Dari sini, silahkan bisa disimpulkan sendiri," ucap sumber ini menceritakan hari ini mengenai kejadian pada Jumat (11/6/2021) lalu ini.

Dia juga menuturkan bahwa kegiatan yang diduga turut mengeruk emas hitam, diduga telah berjalan selama sebulan. 

Masyarakat sekitar juga sebenarnya sudah gerah dan mengeluh terkait aktivitas ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved