Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Pegawai Yayasan Sekolah di Samarinda Gelapkan Uang Rp 33 Juta, Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Seorang pegawai yang menjadi bendahara di sebuah yayasan kawasan Samarinda Seberang, menggelapkan uang murid salah satu sekolah dasar (SD).

TRIBUNKALTIM.CO/HO
DW (44) saat diperiksa di ruang Sat Reskrim Polsek Samarinda Seberang.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Seorang pegawai yang menjadi bendahara di sebuah yayasan kawasan Samarinda Seberang, menggelapkan uang murid salah satu sekolah dasar (SD).

Uang yang raib sendiri jika ditotalkan mencapai Rp 33 juta.

Pelaku yang merupakan guru honorer yang juga merangkap sebagai bendahara yayasan ini, berhasil diamankan jajaran Tim Burung Hantu Sat Reskrim Polsek Samarinda Seberang pada Kamis (10/6/2021) lalu di Kota Balikpapan. 

Baca Juga: Dugaan Kasus Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi 212 Mart di Samarinda Masih Dipelajari Polisi

Baca Juga: Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi 212 Mart, Tim Advokasi Melapor ke Polresta Samarinda 

Perempuan berinisial DW (44) ini, diamankan setelah Jatanras Polda Kaltim mendapatkan lokasi persis persembunyian pelaku, yang kemudian dijemput oleh personel Polsek Samarinda Seberang.

Kasus ini sendiri berawal ketika pihak yayasan melakukan audit keuangan yang dilakukan pada Maret 2021.

Didapati uang yayasan berkurang. Dari audit itu pula sejak Maret 2020 hingga Januari 2021, uang yang diperuntukkan untuk keperluan sekolah dan milik murid telah raib sebesar Rp 33 juta, dan hal ini juga setelah dilakukan pengecekan saldo rekening yang hanya tersisa Rp 116.301.

Audit sendiri dilakukan, saat DW meminta izin untuk bertolak ke Kota Banjarmasin. 

Baca Juga: Kronologi Penggelapan Mobil di Kukar dengan Modus Meminjam, Warga Muara Badak Diringkus Polisi

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved