Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Terjunkan 300 Personel, Berikut Empat Lokasi Utama Penertiban PKL Pasar Pandansari Balikpapan

Sebanyak 300 personel gabungan akan diterjunkan untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Pandansari.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO
Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di area luar Pandan Sari saat ini sudah ramai memenuhi bahu jalan.┬áTRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Sebanyak 300 personel gabungan akan diterjunkan untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Pandansari.

Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Balikpapan, Zulkifli.

“Personel saya 200-an nanti di back up TNI-Polri. Jadi sekitar 300-an yang akan membantu penertiban di lapangan,” ujarnya, Kamis (17/6/2021).

Adapun rencana penertiban PKL kawasan Pasar Pandansari ditarget akan dilakukan selama dua hari.

Surat peringatan pertama akan diberikan pada 17 Juni 2021, kemudian surat peringatan kedua pada 21 Juni dan 23 Juni akan dilaksanakan penertiban.

Baca juga: Satpol PP Bakal Dirikan Posko Awasi Keberadaan PKL Pasar Pandan Sari Balikpapan

"Berkaca pada tahun lalu kita butuh dua hari. Tahun ini tidak semua area ditertibkan. Yang prioritas jalan utama, jadi lebih ringan,” kata Zulkifli.

Berdasar informasi yang dihimpun Tribunkaltim.co, ada empat wilayah prioritas yang akan menjadi sasaran penertiban.

Pertama, jalan utama di depan Pasar Pandasari hingga keluar arah Jalan Suprapto. 

Kedua, di depan Masjid Manuntung. Sebab, area tersebut merupakan salah satu jalan utama di Balikpapan.

Ketiga, penertiban juga akan dilakukan oleh Tim gabungan di depan wilayah kantor kelurahan Marga Sari.

Terakhir, penertiban juga akan dilakukan di area parkir pasar pandansari. Lokasi itu masuk ke dalam wilayah yang dilarang untuk berjualan.

"Jangan sampai itu dikuasai dimanfaatkan untuk berjualan,” tegasnya.

Sementara itu, Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud telah meneribitkan Surat keputusan (SK) Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL).

Asisten I Pemerintah Kota Balikpapan, Syaiful Bahrimengingatkan PKL Pasae Pandansari yang berjualan di fasilitas umum.

Penertiban dilakukan lantaran keberadaan PKL yang berjualan di badan jalan ataupun trotoar, menganggu masyarakat yang berbelanja.  

Namun, hingga saat ini pihaknya baru menyampaikan surat peringatan agar PKL tidak berjualan di wilayah yang dilarang.

Batas pemberitahun hingga 21 Juni 2021. Pada 22 Juni akan di pasang police line dan dilakukan penertiban pada 23 Juni 2021.

"Kita akan ke lapangan pasang police line di daerah yang akan kita tertibkan, untuk memberitahu saja,” jelasnya.

Selanjutnya, Pemerintah Kota Balikpapan juga berencana mendirikan posko yang dikoordinir oleh Dinas Perdagangan.

Baca juga: Siap-siap Angkat Kaki, PKL Pasar Pandan Sari Balikpapan Diberi Waktu Hingga 23 Juni untuk Pindah

Posko tersebut nantinya akan berada di sekitar kawasan Pasar Pandan Sari dan akan berdiri selama 9 bulan.

Adapun tujuannya untuk membantu proses pengawasan di sekitar kawasan Pasar Pandan Sari usai dilakukan penertiban.

Sehingga ratusa PKL yang ditertibkan tidak kembali berjualan di lokasi yang ditetapkan sebagai kawasan bebas PKL.

Posko yang dibentuk pun akan diisi oleh beberapa personel dari beberapa instansi, di antaranya Dinas Perdagangan, Satpol PP, Dinas Perhubungan termasuk dari TNI/Polri.

Berita tentang Balikpapan

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved