Senin, 27 April 2026

Euro 2020

Jadwal Siaran Langsung EURO 2020 Malam Ini, 3 Laga Penentuan di Grup D dan E, Live Streaming RCTI

Terdapat tiga laga seru yang sayang untuk dilewatkan, mulai Jumat (18/6/2021) malam dan Sabtu (19/6/2021) dinihari

MolaTV
Jadwal Siaran Langsung EURO 2020 Malam Ini, 3 Laga Penentuan di Grup D dan E, Live Streaming RCTI 

TRIBUNKALTIM.CO - Lanjutan laga di fase penyisihan grup Euro 2020 malam ini akan kembali bergulir.

Terdapat tiga laga seru yang sayang untuk dilewatkan, mulai Jumat (18/6/2021) malam dan Sabtu (19/6/2021) dinihari.

Pada malam ini, laga yang dipertandingkan berasal dari Grup D dan Grup E.

Tiga laga malam ini cukup menentukan bagi masing-masing negara, apakah lolos ke babak 16 besar, ataukah gugur dari perhelatan empat tahunan ini.

Pertandingan pertama di Jumat malam akan menampikan bentrokan di Stadion Saint Petersburg, Rusia, antara penghuni Grup E, Swedia vs Slovakia, pukul 19.00 WIB.

Baca juga: Alasan Penonton Euro 2020 Boleh Berkumpul Tanpa Masker, Kapan Bisa Dilakukan di Indonesia?

Sementara itu, matchday kedua Grup D bakal dibuka dengan duel antara Kroasia VS Republik Ceko di Stadion Hampden Park, pukul 22.00 WIB.

Setelah laga Kroasia vs Republik Ceko, EURO 2020 akan menyajikan pertandingan tertua di dunia antara timnas Inggris dan timnas Skotlandia.

Laga Inggris vs Skotlandia rencananya akan digelar pada Sabtu (19/6/2021) pukul 02.00 WIB.

Seluruh laga dapat disaksikan melalui siaran langsung RCTI, MNC TV dan Mola TV.

Link Live Streaming ketiga laga tersebut tersedia di akhir artikel ini.

Swedia vs Slovakia

Kemenangan Slovakia atas Polandia dengan skor 1-2 pada laga perdana cukup membuat langkah Marek Hamsik dan kawan-kawan cukup ringan untuk menuju Babak 16 Besar.

Dalam 5 pertemuan terakhir, Swedia lebih unggul dengan dua kali kemenangan, dua kali imbang dan 1 kali kekalahan.

Menilik rekor pertemuan tersebut, gelandang Slovakia, Lukas Haraslin menyebut laga ini akan menjadi pertandingan yang sulit.

"Mengalahkan Polandia adalah hal yang luar biasa dan fantastis dan kami merayakannya seperti yang kami impikan.

Tapi kami tahu bahwa ini baru pertandingan pertama. Kami masih memiliki pertandingan sulit di depan kami dan kami akan melakukan segalanya untuk siap bertarung lagi." unggkap Haraslin di laman resmi UEFA.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Pelatih Slovakia, Stefan Tarkovic.

Meski yakin laga akan berlangsung alot, Takrovic tetap optimis menyambut laga ini.

“Kami menantikan pertandingan kedua kami dan mengharapkan pertandingan yang sulit.

"Saya pikir Swedia memiliki kualitas lebih dari Polandia. Ini adalah tantangan baru bagi kami. Tapi tetap percaya kami akan sukses lagi. Kami siap untuk menempatkan segalanya di permainan." ujar sang pelatih.

Yang menarik, adalah Marek Hamsik menggarisbawahi bagaimana karakter Timnas Swedia yang sangat menyulitkan lawan-lawan mereka.

“Swedia telah memainkan sepak bola yang sama selama bertahun-tahun, telah bersama untuk waktu yang lama dan memiliki pemain yang kohesif dan agresif.

"Kami harus menandingi mereka jika kami tidak ingin mereka mengalahkan kami dengan tekad yang positif dan kami harus menunjukkannya lagi di lapangan." ujar legenda Napoli ini.

Di kubu Swedia, hasil remis menghadapi Spanyol tentu meningkatkan kepercayaan diri Sebastian Larsson dan kawan-kawan.

Memang, dalam laga menghadapi Spanyol, meskipun kalah segalanya dan lebih bertahan total, kekompakan dan kerja keras Swedia wajib diapresiasi.

Baca juga: Ulah Cristiano Ronaldo Jadi Kebiasaan Baru di EURO 2020, Kini Ada Aksi Balasan dari Pelatih Rusia

Disiplin selama 90 menit kerja keras Swedia membuahkan hasil imbang menghadapi tim yang favorit menjadi juara.

“Saya tidak berpikir saya pernah berhasil dengan sedikit operan atau memiliki kepemilikan yang sedikit.

Tapi saya bisa menerimanya setelah kami berjuang keras seperti yang kami lakukan dan mendapatkan satu poin. Cara kami melakukan ini adalah sebagai sebuah tim. ." ujar gelandang Swedia, Kristoffer Olsson.

Namun, menghadapi Slovakia, anak asuh Janne Andersson akan mengubah cara bermain mereka lebih menyerang dibanding menghadapi Spanyol.

"Bertahan dan menyerang; dalam beberapa pertandingan Anda menggunakan lebih dari satu dari yang lain.

Saya pikir Slovakia tidak akan menekan setinggi Spanyol dan kami akan menggunakan bagian lain dari permainan kami." ujar Andersson.

Optimisme memang mengudara di kubu Swedia, karena praktis setelah menghadapi Spanyol, mereka cinderung menghadapi lawan yang lebih ringan.

"Kami menempatkan diri kami dalam posisi yang baik setelah putaran pertama dan sekarang kami perlu membangunnya dengan memainkan pertandingan yang bagus, semoga mendapatkan hasil yang baik besok lagi."

"Kuncinya adalah menyesuaikan diri dengan cara bermain kami sendiri. Kami memiliki terlalu sedikit dari itu melawan Spanyol.
"Minggu lain kami bermain melawan Armenia dan memainkan pertandingan yang sangat baik dalam serangan melawan tim yang juga bertahan lebih dalam. "

Slovakia adalah tim yang sangat solid di lini belakang.

Pasukan Stefan Tarkovic meraih kemenangan yang mengecewakan dalam pertandingan pembukaan mereka atas Polandia, mengalahkan mereka 2-1, yang berarti mereka tidak pernah kalah menghadapi Polandia.

Enam pertandingan Slovakia juga cukup brilian, di tahun 2021 (Menang 2 kali Draw 4 kali).

Swedia, sementara itu, berhasil mendapatkan hasil imbang tanpa gol yang diperoleh dengan susah payah melawan Spanyol dengan tekad dan disiplin dalam pertandingan Grup B pertama mereka.

Hasilnya Swedia berarti tak terkalahkan dalam enam pertandingan pada 2021i.

Terakhir kali Swedia bertemu Slovakia adalah dalam laga persahabatan pada 2018 yang berakhir imbang 1-1.

Laga ini juga akan menjadi pertandingan penting bagi Spanyol dan Polandia.

Karena kedua kesebelasan baru akan bertemu besok Sabtu, (19/6/2021).

Pasalnya kelolosan Polandia dan Spanyol juga akan ditentukan oleh hasil dari laga ini.

Kroasia vs Republik Ceko

Laga Kroasia vs Republik Ceko Euro 2020 akan berlangsung di Stadion Hampden Park, Jumat (23/6/2021) pukul 23.00 WIB.

Vatreni -julukan Kroasia- jelas lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan pada laga nanti malam.

Namun The Lokomotiva -julukan Ceko- di bawah besutan Jaroslav Silhavy bukan tim yang dapat dipandang sebelah mata.

Tomas Soucek dkk bahkan layak disebut sebagai bukan sembarang kuda hitam pada turnamen Euro 2020.

Ceko memang bukan tim unggulan pada Euro 2020. Namun start yang mereka miliki terbilang mengesankan.

Patrik Schick dkk mampu tampil gemilang kala mengalahkan Skotlandia pada matchday pertama Euro 2020.

Brace Patrik Schick membuat Ceko kini menduduki posisi puncak klasemen grup D, unggul produktivitas gol dari Inggris yang berada di urutan kedua.

Namun Kroasia jelas tak ingin dipermalukan lagi setelah pada laga perdana mereka kalah 0-1 dari Inggris.

Bagi Luca Modric dkk, laga ini merupakan kesempatan untuk membuka peluang lolos ke babak 16 besar.

Jika takluk dari Ceko, otomatis peluang Kroasia untuk lolos akan semakin sempit, jika tidak dibilang habis.

Sebagai runner-up Piala Dunia 2018, Kroasia sebenarnya masih cukup diperhitungkan. Namun, performa tim asuhan Zlatko Dalic ini merosot selepas Piala Dunia. Peringkat Kroasia di FIFA pun ikut melorot.

Jika mengacu pada sejarah, Kroasia layak percaya diri.

Baca juga: Hasil & Klasemen Euro 2020 Terbaru: Comeback Manis De Bruyne, Belgia dan Belanda Susul Italia

Dari tiga pertemuan melawan Ceko, tim berjulukan Vatreni atau The Blazers ini belum pernah kalah: dua kali menang dan sekali imbang.

Ini yang membuat Luka Modric dan kolega antusias.

Sebagai tim yang dihuni pemain-pemain beken, bahkan disebut sebagai era terbaik sepak bola Kroasia, mereka tak ingin pulang cepat dari Euro 2020.

Namun misi untuk meraih tiga poin perdana jelas bukan perkara gampang bagi Vatreni.

Pasalnya, Silhavy selaku pelatih Ceko sudah menyiapkan sejumlah skenario untuk membuat Kroasia mati kutu.

Satu di antaranya ialah mematikan pergerakan dimano permainan Kroasia, Luka Modric.

"Luka Modric adalah pemain yang sangat baik, bagi saya ia adalah salah satu pemain terbaik di dunia," terangnya seperti yang dikutip dari laman Uefa.

"Dia dapat menggunakan ruang sekecil apa pun untuk menciptakan peluang besar. Kami harus membayar banyak perhatian padanya dan menutupnya dengan sangat erat," terangnya menambahkan.

Ia ingin memanfaatkan momentum baik setelah mengalahkan Skotlandia untuk meraup hasil yang sama ketika bentrok dengan Kroasia.

Silhavy kemudian sedikit memberikan bocoran mengenai peluang adanya rotasi.

"Memang benar bahwa kami sedang mendiskusikan perubahan susunan pemain, tetapi pertama-tama kami akan memberitahukannya kepada tim."

"Mengenai suasana hati yang positif, saya dapat meyakinkan Anda bahwa kami benar-benar di lapangan. dan kami tahu bahwa kami akan bermain melawan lawan yang sangat kuat," terangnya melanjutkan.

Inggris vs Skotlandia

Meskipun kedua negara menjadi bagian dari Britania Raya yang lebih luas, rivalitas sepak bola di antara Inggris dan Skotlandia sangat kuat.

Pertarungan kedua tim juga kerap dikenal dengan Auld Enemy setelah orang-orang Skotlandia menjuluki orang-orang Inggris demikian.

Duel Inggris vs Skotlandia merupakan derbi internasional tertua di dunia, pertama kali dimainkan di Glasgow pada tahun 1872.

Laporan BBC pada tahun 1999 yang dikutip BolaSport.com bahkan menyebut pertandingan Inggris vs Skotlandia telah mewakili semua yang baik dan semua yang buruk tentang sepak bola.

Wajar jika kemudian pertemuan antara Inggris dengan Skotlandia ini menjadi salah satu laga yang paling dinanti-nanti di Piala Eropa 2020.

Baca juga: Aksi Cristiano Ronaldo hingga Mantan AC Milan Geser Minuman Bersoda di Euro 2020, Bakal Ada Sanksi?

Terlebih, bentrokan terakhir mereka di ajang EURO sudah lewat seperempat abad lalu ketika Inggris menang 2-0 atas Skotlandia pada tahun 1996.

Pelatih Inggris, Gareth Southgate, yang turut bermain saat menaklukkan Skotlandia pada EURO 1996, mengaku bahwa laga tersebut spesial baginya dan para penggemar.

Namun, Southgate mengaku tak akan meremehkan Skotlandia pada pertemuan tersebut.

"Saya tidak pernah merasa terlibat dengan tim Inggris yang tidak menghormati Skotlandia dan tidak menghargai betapa sulitnya pertandingan nanti," kata Southgate, dikutip BolaSport.com dari The Guardian.

"Mereka (pemain Inggris) adalah rekan satu tim dengan beberapa pemain lawan, jadi mereka tahu persis apa yang mampu mereka lakukan."

"Kami ingin mereka dalam performa di mana mereka fokus dan siap untuk tantangan, tetapi juga kami pergi dan bermain maksimal," ujarnya menambahkan.

Link Live Streaming Euro 2020, Jumat (18/6) dan Sabtu (19/6)

Swedia vs Slovakia, Klik Link>>>>>

Kroasia vs Republik Ceko, Klik Link>>>>>

Inggris vs Skotlandia, Klik Link>>>>>

Link Live Streaming Alternatif

Link Alternatif 1, Klik>>>>

Link Alternatif 2, Klik>>>>

Disclaimer:

Jadwal live streaming sewaktu-waktu bisa berubah

Link live streaming hanya informasi untuk pembaca

TribunKaltim.co tidak bertanggung jawab terhadap kualitas siaran. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prediksi Skor Kroasia vs Ceko Euro 2020: Pembuktian Schick Cs Sebagai Bukan Sembarang Tim Kuda Hitam
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PREDIKSI Line-up Swedia vs Slovakia di Euro 2020, Hamsik Soroti Disiplin Taktik, Spanyol Waspada

Berita Seputar Euro 2020

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved