Berita PPU Terkini

Proses Pencairan Gaji 13 ASN di Penajam Paser Utara Mulai Senin Depan

Badan Keuangan PPU, akan memproses pembayaran gaji ke 13 Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Senin 21 Juni 2021.

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Kepala Badan Keuangan Tur Wahyu Sutrisno mengatakan, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Badan Keuangan PPU, akan memproses pembayaran gaji ketiga belas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Senin 21 Juni 2021. 

"Sekarang masyarakat mana yang mendapatkan kepentingan ini," ujarnya.

Fadyansya menyayangkan pemerintah daerah tidak terbuka terkait dengan keuangan daerah saat ini.

"Karena isu yang saya dengar bahwa di bulan Januari-Februari daerah kita defisit sampai Rp 600 miliar," ujarnya.

Tunggu Transfer DAU dari Pusat

Berita sebelumnya. Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sampai saat ini belum kunjung membayar gaji ke-13 ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Alasannya, karena pembayaran gaji ke-13 masih menunggu transfer dari Dana Alokasi Umum (DAU).

Kepala Badan Keuangan PPU, Tur Wahyu Sutrisno, Selasa (15/6/2021) menjelaskan, tertundanya pembayaran gaji ke-13 ribuan PNS karena dana transfer pusat belum diterima.

Bahkan Tur mengatakan, bahwa setiap bulan DAU yang diterima hanya Rp 22 miliar

Baca juga: Gaji Ke-13 ASN Segera Cair, Simak Penjelasan Lengkap Sekkot Balikpapan

Baca juga: Siap-siap Gaji ke-13 Cair Bulan Juni, Berikut Besaran yang Diterima Berdasarkan PMK

"Awalnya PPU akan diberikan DAU Rp 280 miliar tapi ada revisi dan hanya diberikan Rp 271 miliar. Artinya ada penurunan jatah DAU kita tahun ini," ujarnya.

Tur mengatakan, untuk setiap bulan harus disiapkan anggaran Rp 16,6 miliar, sementara untuk TPP mencapai Rp 12,6 miliar

"Jadi tiap bulan untuk bayar gaji dan TPP PNS itu capai Rp 29,2 miliar sementara DAU yang kami terima hanya Rp 22 miliar. Artinya kita minus Rp 7 miliar setiap bulan," ungkapnya.

Saat ditanya apakah gaji ke-13 dialihkan untuk membayar kebutuhan lain, Tur Wahyu membantah. "Tapi kan dihitung kita minus setiap bulan untuk bayar gaji dan TPP," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved