Breaking News:

Virus Corona di Tarakan

KKP Tarakan Perketat Pintu Masuk Pelabuhan dan Bandara, Antisipasi Masuknya Varian Baru Covid-19

Varian baru Virus Corona (Covid-19) di beberapa daerah membuat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Kota Tarakan memperketat pintu masuk ke Kalim

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIA
Aktivitas penumpang pesawat di pintu masuk Bandar Udara Juwata Tarakan. Sebelum keluar dari pintu, petugas KKP melakukan pengecekan e-HAC penumpang. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIA 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Varian baru Virus Corona (Covid-19) di beberapa daerah membuat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Kota Tarakan memperketat pintu masuk ke Kalimantan Utara.

Salah satunya KKP melakukan pemeriksaan ketat penumpang di pintu masuk udara maupun pelabuhan.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebanyak 145 kasus Covid-19 muncul akibat terpapar tiga varian baru Virus Corona, di antaranya B.1.1.7 yang dinamakan dengan varian Alpha, B.1.351 yang kini bernama varian Beta, dan B.1.617.2. yang dinamakan varian Delta.

Temuan 145 kasus ini merupakan hasil pemeriksaan dan analisis terhadap 1.989 sekuens genom Covid-19.

Kepala KKP Kelas II Tarakan, Ahmad Hidayat mengatakan, pihaknya melakukan perketatan pengawasan di pintu masuk terutama Bandar Udara (Bandara) dan pelabuhan sebagai bentuk antisipasi.

Baca juga: Ciri-ciri Covid-19 Varian Delta, Penderita Hanya Merasa Seperti Flu Biasa

"Karena varian baru ini prinsip pengelolaanya sama, tetapi harus diperketat lagi pemeriksaan terutama pelaku perjalanan dari luar seperti Malaysia yang masuk ke Indonesia melalui Sebatik dan Nunukan," ungkap Ahmad Hidayat.

Meskipun ada pengetatan pengawasan, pihaknya tidak melakukan penambahan petugas.

Saat ini KKP juga menerima tugas baru yakni vaksinasi.

"Sehingga petugas yang melakukan pengawasan di setiap pintu masuk tinggal sekitar 15 orang. Sedangkan petugas yang dialihkan untuk melakukan vaksinasi sebanyak 8 orang," beber Hidayat.

Untuk pelaksanaan pemeriksaan di pelabuhan maupun bandara, secara fisik dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan melakukan validasi riwayat kesehatan melalui elektronik Health Alert Card (eHAC) atau kartu kewaspadaan kesehatan yang merupakan kartu elektronik bagi pelaku perjalanan yang baru tiba di Tarakan.

Baca juga: INILAH Daftar Provinsi yang Sudah Terdeteksi Kasus Covid-19 Varian Delta, Salah Satunya Kaltim

"Sedangkan yang akan berangkat dilakukan pemeriksaan hasil PCR Antigen maupun GeNose untuk divalidasi," beber Hidayat.

Lebih lanjut Hidayat menambahkan, Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan oleh petugas dalam menjalankan tugas hanya sebatas masker, sarung tangan, dan baju pelindung.

Saat disinggung mengenai apakah di Kalimantan Utara sudah terdeteksi adanya varian baru Covid-19, dirinya mengaku bukan kewenanganya untuk menjawab.

"Itu adalah kewenangan Dinas Kesehatan, kalau mau lebih jelasnya silakan konfirmasi ke sana. Kita hanya melakukan validasi dokumen kesehatan para penumpang, serta melihat kondisi kesehatan secara umum," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved