Copa America 2021
Copa America 2021 Argentina vs Paraguay, Kans Menang Messi Cs Kecil, Ada Trauma Gol Dianulir Wasit
Jadwal Copa America 2021 Argentina vs Paraguay, kans menang Lionel Messi Cs kecil, ada trauma gol dianulir wasit.
TRIBUNKALTIM.CO - Perhelatan Copa America 2021 terus bergulir.
Fase grup Copa America 2021 menjelang akhirnya.
Partai terakhir yang dijalankan para peserta Copa America 2021 menentukan apakah mereka lolo ke babak selnjutnya atau tidak.
Tengok saja Timnas Argentina yang bakal menghadapi lawan berat di lanjutan penyisihan grup A.
Ya, Lionel Messi Cs bakal meladeni Timnas Paraguay.
Bila menilik rekam jejak 5 pertandingan terakhir, kans Argentina memenangkan pertandingan kecil.
Timnas Argentina tak pernah menang sekalipun, persisnya 4 kali imbang dan sekali menerima kekalahan.
Apalagi pertandingan terakhir Argentina vs Paraguay di kualifikasi Piala Dunia 2022 diwarnai insiden Lionel Messi marah-marah.
Wasit yang memimpin jalannya pertandingan kala itu menganulir gol Lionel Messi, yang menyebabkan hasil imbang di penghujung laga.
Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.
Baca juga: Hasil Copa America 2021, Trend Buruk Messi dkk Berlanjut, Argentina Dilewati Paraguay
Dilansir Tribunnews.com satu kemenangan lagi, Argentina pun bisa memastikan lolos ke babak perempatfinal Copa America.
Namun, untuk bisa mewujudkan misi tersebut, tim Tango harus melewati ujian yang sulit, mengalahkan Paraguay dalam laga ketiga penyisihan grup A di Stadion Nacional, Brasilia, Selasa (22/6) pagi besok.
Argentina saat ini ada di puncak klasemen sementara grup A yang dihuni lima negara, dengan empat poin hasil sekali imbang kontra Cile 1-1, dan sekali menang kontra Uruguay 1-0.
Sedang Paraguay di posisi tiga setelah baru sekali dengan mengalahkan Bolivia 3-1.
Dengan aturan empat tim dari masing-masing grup (A dan B) lolos ke delapan besar, maka tiket untuk lolos sudah dipegang tim Tango jika bisa menang pagi ini.
Demikian juga Paraguay, jika bisa mengalahkan Argentina, mereka bisa memastikan lolos.
Namun, Argentina belakangan ini selalu kesulitan menghadapi Paraguay.
La Albiceleste belum pernah menang melawan tim berjuluk La Albirroja ini dalam empat duel terakhir.
Baca juga: SEDERET Persitiwa Penting 21 Juni: Lahirnya Legenda Juventus, Wafatnya Soekarno Hingga Jokowi Ultah
Tiga kali seri, dan sekali kalah.
Jelas, duel kali ini akan jadi ujian untuk ketajaman tim Tango.
Duel terakhir mereka terjadi dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, di Stadion La Bombanera (13/11/2020) lalu.
Duel yang berakhir imbang 1-1 itu sempat membuat Lionel Messi frustrasi, dan marah-marah.
Penyerang Barcelona ini sulit masuk ke kotak penalti karena ketatnya lini pertahanan Paraguay.
Baca juga: Kisah Tragis Sang Penyayang Binatang Tewas Diterkam Buaya, Evakuasi Mengerikan di Sarang Predator
Situasi makin membuatnya kesal karena golnya dianulir
Setelah wasit menilai ada pelanggaran terlebih dulu.
"Kamu sudah mengacaukan kami dua kali," kata Messi berseru kepada wasit Raphael Claus dari Brasil saat itu.
Messi pasti tak mau frustrasi lagi seperti itu.
Penyerang berusia 33 tahun ini sedang merasakan aura positif selama Copa dengan selalu terlibat gol di dua laga terdahulu.
Saat lawan Cile 1-0, Messi cetak gol semata-wayang, sedang ketika imbang 1-1 kontra Uruguay, "si kutu" ini melepaskan assists.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni kemungkinan akan merotasi pemain di laga ini, untuk mengantisipasi pemain yang kelelahan. Sekaligus juga mencari formasi alternatif untuk lebih memperkuat tim.
Di lini tengah misalnya, Giovani Lo Celso yang sedikit bermasalah dengan pergelangan kakinya, bakal diganti Exequiel Palacios.
Demikian juga Nicolás González yang terus bermain full di dua laga akhir, kemungkinan diganti Angel Di María, atau Marcos Acuña.
Menarik juga melihat keputusan Scaloni menyangkut gelandang sentral.
Leandro Peredes yang biasanya jadi langgan di posisi vital itu, posisinya kemungkinan akan diambil-alih Guido Rodríguez.
Baca juga: Rekrutmen BNN Seleksi CPNS 2021, Cek 148 Formasi untuk Lulusan D3 Sampai S1, Begini Cara Daftarnya
Di laga kontra Uruguay, Rodriguez tak hanya mencetak gol kemenangan, tapi juga sangat penting dalam keseimbangan tim.
Dan yang terakhir, apakah Lautaro Martínez akan terus menjadi penyerang nomor 9? Meski tidak meyakinkan dalam permainannya, tapi ia sepertinya selalu menjadi pilihan utama. Padahal, di sektor itu ada juga Kun Agüero yang belum terasah kemampuannya.
Sedang mereka yang telah terbukti tidak tergoyahkan adalah: Lionel Messi , Rodrigo de Paul, dan duo di lini belakang Cristian Romero-Nicolás Otamendi.
Di kubu Paraguay, Alejandro Romero, yang mengemas dua gol di laga pembuka, bakal kembali beroperasi di lini sayap untuk menebar ancaman kepada para bek Argentina.
Di lini belakang, setelah tampil solid di laga pembuka, empat bek Paraguay, Alberto Espinola, Gustavo Gomez, Junior Alonso, dan Santiago Arzamendia bakal diuji soliditasnya melawan aksi Messi dkk.
Messi sejauh ini belum pernah memberikan gelar bergengsi buat timnas Argentina di level senior.
Aksinya sebanyak 145 penampilan dengan 73 gol, belum mampu membawa negaranya ke puncak sebuah turnamen.
Bisa jadi, ajang Copa America ini akan jadi kesempatan terakhir Messi mengangkat trofi untuk negaranya.
(*)
Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kopa-amrika.jpg)