Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Polisi Beri Imbauan soal Larangan Parkir untuk Truk di Badan Jalan Kota Samarinda

Polisi dari Polsek jajaran Polresta Samarinda wilayah Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
PENINJAUAN - Muspika Kecamatan Palaran saat mendatangi tempat sopir truk atau kendaraan berat lain yang biasa parkir di badan jalan sekitar kawasan Jalan Ampera, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Rabu (23/6/2021). TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Polisi dari Polsek jajaran Polresta Samarinda wilayah Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, memberi imbauan agar truck di beberapa wilayah hukumnya tidak parkir di badan jalan.

Bersama Camat Palaran Suwarso dan Lurah Simpang Pasir Armansyah, Polsek Palaran mendatangi tempat "ngetem" para sopir truck memberikan surat imbauan Nomor : 000/0004/400.02, perihal edaran larangan parkir di bahu jalan.

Kapolsek Palaran AKP Roganda saat ditemui pada Rabu (23/6/2021) hari ini selepas donor darah di Polresta Samarinda mengharapkan.

Bahwa ke depan warga Palaran dan para sopir tertib untuk berlalu lintas sehingga pengguna jalan lain tidak terganggu.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Samarinda, Motor Yamaha NMAX Tabrak Truk Kontainer yang Sedang Mogok

"Tentunya ketertiban berlalu lintas juga diatur dalam Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Termasuk menghindari kecelakaan akibat truck yang terparkir serta memakan badan jalan ini," jelas AKP Roganda.

Dikatakannya bahwa wilayah hukum Polsek Palaran yang notabene juga terdapat jalur menuju peti kemas dan poros Sanga-Sanga, Kukar, menjadi perhatian khususnya agar meminimalisir insiden kecelakaan.

Tidak hanya itu, perhatiannya juga tertuju pada sopir yang melintasi jalur peti kemas dan poros, mereka juga diharap proaktif memberi informasi serta melaporkan jika terjadi gangguan kamtibmas ketika melintas.

Selain ketertiban berlalu-lintas juga gangguan kamtimbas seperti adanya aksi premanisme dan pungli.

Baca juga: Diduga Out of Control Truk Bermuatan Batu Bara Terguling di Tenggarong Seberang

"Saya tegaskan bahwa sopir harus lapor ketika menjadi korban aksi tersebut," tegas mantan staf khusus Kapolda Kaltim ini.

Keluarkan Surat Edaran

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved