Breaking News:

Simposium Budaya Tidung

Usulan Bahasa Tidung Masuk Kurikulum Pendidikan di Malinau, Wabup Jakaria Berikan Tanggapan

Soal usulan bahasa Tidung akan dimuat dalam kurikulum pendidikan di Kabupaten Malinau, ditanggapi oleh Wakil Bupati Malinau, Jakaria

Penulis: Risnawati | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI
SIMPOSIUM BAHASA - Wakil Bupati Kabupaten Malinau, Jakaria dalam kegiatan Simposium Budaya Tidung, yang digelar di Pendopo Djaparuddin Tana Tidung, Rabu (23/6/2021). Wabup Jakaria sebut, akan cukup sulit bahasa Tidung masuk kurikulum pendidikan di Malinay. TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA TIDUNG - Soal usulan bahasa Tidung akan dimuat dalam kurikulum pendidikan di Kabupaten Malinau, ditanggapi oleh Wakil Bupati Malinau, Jakaria.

Dia akui, itu akan cukup sulit melaksanakan hal tersebut. Mengingat cukup banyaknya etnis di Kabuaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.

"Ada puluhan etnis-etnis yang lain. Nah, ada juga etnis-etnis yang dari luar, ini kan perlu pertimbangan-pertimbangan," ujarnya kepada Tribunkaltim.co pada Rabu (23/6/2021).

Dia sebutkan, setidaknya ada tujuh etnis besar yang ada di Malinau, yang sudah bermukim ratusan tahun di Malinau.

Baca juga: Ingin Kembangkan Adat Istiadat Suku Tidung, Bupati Ibrahim Ali Sebut Perlu Ada Dewan Kesenian Daerah

Suku yang mayoritas itu ada 7 suku besar.

- Yakni ada Lundaye

- Suku Tidung

- Suku Merak

- Suku Taho

- Ada suku Tinggalang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved