Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Kepala BNNP Kaltim Brigjen Pol Wisnu Andayana Tanggapi Kasus Musisi Anji Manji Memakai Ganja

Kasus narkoba yang menjerat musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji Manji mengagetkan khalayak luas.

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur Brigjen Pol. Wisnu Andayana saat bersua dengan Tribunkaltim.co di Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Jumat (25/6/2021). Dirinya dimintai tanggapan terkait Anji Manji yang disebut-sebut memakai ganja. TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kasus narkoba yang menjerat musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji Manji mengagetkan khalayak luas.

Pasalnya mantan musisi grup band Drive ini dikenal sebagai sosok yang kreatif dan banyak membuat karya yang inspiratif.

Banyak sesama artis juga menaruh simpati dengan kasus yang mendera Anji Manji.

Termasuk Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur Brigjen Pol. Wisnu Andayana saat diminta tanggapan terkait Anji Manji yang disebut-sebut memakai ganja ini.

Baca juga: Buku Tentang Ganja Ditemukan di TKP Penangkapan Anji Manji

Pemimpin BNNP Kaltim ini juga mengaku kecewa, pasalnya dia adalah salah satu pendengar karya musisi ternama ini.

"Kecewa juga karena saya sering lihat youtube dan dengar karyanya, pendengar favorit," sebut Brigjen Pol. Wisnu Andayana saat ditemui di Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Jumat (25/6/2021)

Terlepas dari itu semua, sebagai penegak hukum Brigjen Pol. Wisnu Andayana menegaskan bahwa penanganan kasu ini sudah menjalankan semua prosedur yang berlaku sesuai dengan aturan.

Update kasus musisi Anji Manji sendiri dari pemberitaan terbaru, bakal menjalani rehabilitasi Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur.

Baca juga: Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara, Kronologi Penangkapan Anji Manji yang Terkait Narkoba

Upaya tersebut dilakukan guna melepaskan ketergantungan Anji terhadap narkoba jenis ganja, berdasarkan asesmen Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta.

"Nanti kan ada pasal-pasal yang diterapkan, disitu nanti hakim melihat, oh dia pemakai, oh penggunaan untuk dia sendiri, nanti hakim yang bijaksana akan memutuskan setelah ada assesment dari kita, tapi ditahan dulu," ungkap Brigjen Pol. Wisnu Andayana.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved