Virus Corona di Samarinda
Walikota Andi Harun Rencana Batasi Warga KTP Balikpapan Melintas di Samarinda
Kota Balikpapan saat ini terdata sebagai kota dengan kasus konfirmasi Covid-19 terbanyak di provinsi Kaltim mencapai 18.216 kasus.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Peningkatan jumlah kasus harian Covid-19 secara nasional, akhirnya juga berpengaruh terhadap Provinsi Kalimantan Timur, yang dalam dua pekan terakhir juga mengalami peningkatan kasus Covid-19.
Kota Balikpapan saat ini terdata sebagai kota dengan kasus konfirmasi Covid-19 terbanyak di provinsi Kaltim mencapai 18.216 kasus.
Terlebih Kota Balikpapan juga mengalami pertambahan kasus harian terbanyak, terutama pada dua hari terakhir tembus lebih dari 100 kasus.
Berdasarkan kondisi tersebut, Walikota Samarinda, Andi Harun mengungkapkan bahwa Pemkot Samarinda mempertimbangkan untuk mengambil langkah-langkah antisipatif guna mencegah lonjakan kasus di Kota Samarinda.
Baca juga: Kenali Ciri & Gejala Covid-19 Varian Delta juga Cara Mencegah Penularan Virus Corona
“Saya akan pelajari data Covid-19 dari kemarin dan hari ini, sambil berkoordinasi dengan pihak Polresta dan TNI, salah satu yang terpikirkan adalah kita melakukan penyekatan terbatas terutama mobilitas dari dan menuju ke Balikpapan,” ujar Andi Harun pada Minggu (27/6/2021).
Opsi tersebut menurut Andi Harun, diambil untuk menekan efek penyebaran Covid-19 dari Balikpapan.
“Kemungkinan beberapa hari ke depan kita akan membatasi dulu warga ber-KTP Balikpapan yang akan melintas ke Samarinda, saya juga mendapat informasi dari Polres Kukar akan melakukan hal yang sama.
Kita akan lakukan koordinasi sampai hari senin, apabila situasi masih belum terkendali dengan sangat terpaksa akan kita lakukan penyekatan, apalagi menurut Kadinkes, ada hubungan lonjakan kasus di Balikpapan dan Kukar dengan peningkatan kasus di Samarinda ” lanjutnya.
Baca juga: Covid-19 Varian Delta Menyasar Anak-anak, Kenali Gejalanya dari Perbedaan Batuk Si Kecil
Sang walikota menuturkan, bahwa kegiatan sosial dan ekonomi bagi masyarakatakan tetap terus diperbolehkan berjalan.
Sementara Andi Harun mengimbau warga untuk memperketat penerapan protokol kesehatan sebagai langkah utama pencegahan penyebaran Covid-19.
Dalam dua hari terakhir, Kota Samarinda juga mengalami peningkatan yang signifikan ditandai dengan bertambahnya jumlah kecamatan yang meningkat statusnya menjadi zona oranye penyebaran Covid-19.
Semula pada pekan lalu satu kecamatan yaitu Samarinda Ulu yang beralih menjadi zona oranye, saat ini terdapat tiga kecamatan lainnya yang berstatus sama yaitu Sungai Kunjang, Samarinda Utara dan Sungai Pinang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/walikota-samarinda-andi-harun-mengungkapkan-wacana.jpg)