Breaking News
Selasa, 21 April 2026

Virus Corona di Kutim

Penularan Covid-19 Meningkat di Kutai Timur, Pelaksanaan PTM Terancam Ditunda

Lonjakan penularan Covid-19 di Kutai Timur beberapa hari terakhir mengancam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Penulis: Syifaul Mirfaqo |
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Ketua DPRD Kutai Timur Joni menganjurkan agar pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kutai Timur ditunda. Hal tersebut dikarenakan lonjakan penularan Covid-19 yang terjadi dalam beberapa hari terkahir. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Lonjakan penularan Covid-19 di Kutai Timur beberapa hari terakhir mengancam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

PTM dicanangkan akan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2021 ini, namun nampaknya pemerintah masih akan mempertimbangkan kembali risiko pelaksanaan PTM.

Bahkan per tanggal 28 Juni 2021, tercatat 191 pasien di Kutai Timur tengah dirawat usai dinyatakan positif Covid-19.

Ketua DPRD Kutai Timur, Joni turut mengkhawatirkan adanya lonjakan penularan yang terjadi belakangan ini terhadap rencana pelaksanaan PTM.

"Perkembangan penyakit itu sedang meningkat ya. Ada juga edaran gubernur terkait PTM agar ditunda dulu. Jadi ya, kalau bisa jangan dulu," ucapnya, Senin (28/6/2021).

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kutim, Kasus Positif Meningkat, Jumlah Pasien Dirawat Capai 123

Politikus PPP tersebut menganjurkan agar hendaknya perlu ada pembahasan ulang sebelum PTM mulai diberlakukan.

Ia mengakui Forkopimda rutin membahas terkait penanganan Covdi-19 di Kutai Timur beserta keseluruhan aspek yang terdampak, salah satunya PTM.

"Apalagi kita lihat beberapa kecamatan juga alami kenaikan status zona, kalau begini terus ya kita tunda dulu lah PTM ini," ujarnya pada TribunKaltim.co.

Mencermati adanya lonjakan ini, Joni mengimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu, ia pun mengajak kepada masyarakat berusia 18 tahun ke atas untuk berpartisipasi dalam pengendalian Covid-19 dengan mengikuti program vaksinasi gratis.

Baca juga: Vaksinasi di Kutim Sasar Masyarakat Umum Usia 18 Tahun ke Atas

"Harus tetap disiplin protokol kesehatan, supaya Covid-19 benar-benar bisa dilumpuhkan secara maksimal sehingga pembelajaran tatap muka bisa kita laksanakan seperti sedia kala," ucapnya.

Berita tentang Kutim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved