Senin, 18 Mei 2026

Berita Kutim Terkini

Floating Intake Nyaris Tenggelam, Disitribusi Air PDAM di Muara Ancalong Terganggu

Pasalnya, floating intake atau ponton peralatan penyedot air yang mengapung di aliran Sungai Muara Ancalong ditemukan dalam kondisi nyaris tenggelam.

Tayang:
Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Mathias Masan Ola
HO
Floating intake yang berada di aliran sungai Muara Ancalong nampak nyaris tenggelam. Pelayanan air bersih PDAM di Kecamatan Muara Anclong terganggu./HO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pelayanan distribusi air PDAM ke pelanggan di Kecamatan Muara Ancalong mengalami gangguan.

Pasalnya, floating intake atau ponton peralatan penyedot air yang mengapung di aliran Sungai Muara Ancalong ditemukan dalam kondisi nyaris tenggelam.

Floating Intake merupakan bangunan atau alat untuk mengambil air dari sumber air baku seperti sungai, danau, atau sumber air lainnya.

Struktur intake diletakkan di atas sebuah pelampung yang terapung dan bergerak naik turun mengikuti fluktuasi permukaan air.

Namun dalam permasalahan ini, floating intake yang seharusnya mengapung di atas permukaan air malah ditemukan miring hampir tenggelam.

Baca juga: Intake Sungai Buaya Alami Pendangkalan, PDAM Danum Benuanta Bagikan Air Bersih Gratis

Kepala Unit PDAM Muara Bengkal, Mulyadi mengatakan bahwa pihaknya menemukan floating intake yang nyaris tenggelam sekitar pukul 07.15 WITA Senin (28/6/2021) kemarin.

"Tenggelamnya diperkirakan sekitar jam 07.00 lewat," ujarnya.

Ia menduga floating intake mengalami kebocoran sehingga distribusi air kepada pelanggan mengalami gangguan.

Akibatnya, unit PDAM setempat terpaksa harus menghentikan sementara pelayanan air akibat kerusakan tersebut.

Penghentian tersebut dilakukan guna memperlancar dan memaksimalkan proses perbaikan floating intake.

Baca juga: Siapkan Pasokan Air Bersih IKN, Pemerintah Pusat Bangun Intake 99 Hektare di Desa Suka Raja Sepaku

"Distribusi air kami stop dulu selama perbaikan. Kami lagi mencari kapal sebagai armada. Semoga dapat segera teratasi," ujarnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Kutai Timur Suparjan melalui Kepala Bagian Teknik Rudiansyah yang mengetahui kejadian ini mengintruksikan segera mengurai permasalahan tersebut.

Rudiansyah mengarahkan agar perbaikan terhadap alat intake segera dilakukan agar pelayanan dapat segera pulih kembali.

"Panelnya diselamatkan dulu. Kemudian segera tambah drumnya," ucapnya.

Berita tentang Kutai Timur

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved