Minggu, 3 Mei 2026

Longsor di Samarinda

Pasca Longsor di Perumahan Graha Indah, Lurah Air Putih Lapor ke Andi Harun untuk Penanganan

Pasca longsor yang terjadi Jumat (2/7/2021) pagi di Jalan Suryanata Perum Graha Indah RT 53, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samari

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Kondisi di lokasi tanah longsor Jalan Suryanata Perum Graha Indah RT 53, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kaltim, Jumat (2/7/2021). TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pasca longsor yang terjadi Jumat (2/7/2021) pagi di Jalan Suryanata Perumahan Graha Indah RT 53, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kaltim, pihak kelurahan segera berkoordinasi ke semua instansi terkait untuk dilakukan penanganan.

Lurah Air Putih Abdur Haris menjelaskan, kejadian tadi pagi, karena hujan yang turun tak henti-henti mulai tadi malam dengan intensitas tinggi.

Dia mengaku sudah mewaspadai ancaman longsor yang terjadi dengan berkomunikasi dengan RT-RT setempat.

"Saya khawatirnya bukan yang sekarang longsor, tetapi di tebing blok lainnya, ternyata malah ini yang parah. Memang Perumahan Graha Indah ini bukitnya sudah agak rawan karena ada permukiman di atas, serta penambang batu yang sudah mulai berkurang (dampak)," jelas Abdur Haris, Jumat (2/7/2021) sore.

Saat longsor terjadi, Abdur Haris tengah berada di Kecamatan Samarinda Ulu karena adanya suatu agenda.

Baca juga: Takut Terjadi Longsor Susulan, Korban Terdampak Ngungsi ke Rumah Tetangga

Namun dia sudah menyerahkan pada bidang lain di kelurahan untuk meninjau langsung dan melaporkan kondisi di lokasi longsor.

Mengenai longsor susulan, pihak kelurahan juga sudah mewanti-wanti masyarakat agar tidak beraktivitas disekitar lokasi.

"Tadi pagi pihak kelurahan juga ke sini mewakili saya. Iya bisa ada longsor susulan, jadi secepatnya BPBD datang ke sini tadi, ada PLN, TNI-Polri dan pihak Disdamkar juga pagi tadi. Jadi dilihat, cari aman dulu, diteliti dulu, mudah-mudahan cepat ditangani, hari ini atau besok nanti dibersihkan BPBD, DPUPR dan DLH Kota Samarinda," ungkap Abdur Haris.

"Jaringan listrik kita putus (sementara), mau dipindahkan tiangnya," imbuhnya.

Menyinggung apakah nanti akan meminta DPUPR Kota Samarinda melakukan penurapan di sekitar tebing yang mengalami longsoran, Abdur Haris mengatakan bahwa yang terpenting adalah ditangani terlebih dahulu.

Dia juga akan melaporkan keluhan yang terjadi ke Walikota Samarinda Andi Harun, untuk bagaimana penanganan ke depan agar warga juga tidak lagi waswas dengan ancaman longsor.

Baca juga: Longsor di Jalan Suryanata Samarinda, Dua Rumah Terdampak, Ada Titik Berbeda

"Yang penting walikota kita yang baru ini (untuk penanganan), beliau sangat tanggap dan proaktif, lurah dan camat harus bekerja, mungkin kalau perlu saya komunikasi langsung ke beliau karena sudah banyak keluhan warga," kata Abdur Haris.

Abdur Haris mengatakan akan membuat surat edaran yang ditujukan ke masyarakat Perumahan Graha Indah guna melakukan gotong royong pasca longsor dibersihkan.

Terutama pada penanaman pohon di sekitar lereng-lereng bukit kawasan tersebut agar menjadi penahan tanah, pengganti pohon yang saat ini terbawa oleh longsoran.

"Saya juga komunikasi ke masyarakat, sebenarnya pohon pisang tidak perlu ditanam karena bisa semakin gembur (tanah), tanaman lain nanti, dan akan libatkan semua warga. Akan buat surat edaran untuk sama-sama menanam tanaman yang bisa jadi penahan longsor, terlebih musim hujan ini kan prediksi sampai Agustus 2021," beber Abdur Haris.

Berita tentang Samarinda

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved