Minggu, 26 April 2026

Aplikasi

Langkah Mudah Tolak atau Terima Masuk Grup WhatsApp, Bisa Langsung Dipraktekkan

Pengguna kali ini bisa memilih dengan bebas akun WhatsApp apa yang bisa menambahkan mereka ke dalam sebuah grup.

Editor: Ikbal Nurkarim
Shutterstock/Antonio Salaverry
Ilustrasi WhatsApp, langkah mudah tolak atau terima masuk grup WhatsApp, bisa langsung dipraktekkan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Aplikasi WhatsApp masih menjadi pilihan banyak orang untuk berkomunikasi.

Aplikasi yang biasa disingkat WA ini menawarkan sejumlah fitur yang memanjakan penggunanya.

Seperti fitur grup WhatsApp yang memudahkan satu sama lain berkomunikasi dalam satu grup.

Namun belakangan, banyak kontak yang membuat grup dan main menambahkan anggota tanpa kita ketahui.

Jika hal ini menimpa anda, berikut cara mudah menolak atau terima grup WhatsApp di ponsel anda.

Langkah-langkahnya cukup mudah dan bisa langsung dipraktekkan.

Baca juga: Jangan Mau Terkibuli, 8 Aplikasi Sadap WhatsApp Sederhana, Bisa Kumpul Bukti Pasangan Selingkuh?

WhatsApp punya sebuah fitur privasi yang memungkinkan penggunanya memblokir seluruh kontak yang ada agar mereka yang terblokir tidak bisa memasukkan pengguna ke dalam grup secara tiba-tiba.

Sayangnya, pengguna tidak bisa memilih secara spesifik, siapa saja teman yang bisa mengundang mereka ke dalam grup percakapan.

Kini, fitur tersebut resmi diperbarui, dan pengguna kali ini bisa memilih dengan bebas akun WhatsApp apa yang bisa menambahkan mereka ke dalam sebuah grup.

Pengguna juga bisa memilih untuk menerima atau menolak undangan masuk ke grup percakapan.

Fitur ini sendiri sudah bisa dijajal KompasTekno pada versi WhatsApp Android versi 2.19.308.

Bagi pengguna yang tidak menemukan fitur tersebut, ada baiknya mereka memperbarui aplikasi WhatsApp masing-masing.

Baca juga: Cara Mudah Ubah Foto Profil, Status hingga Nomor Telepon di Aplikasi WhatsApp

Lalu, bagaimana cara menggunakan fitur privasi teranyar WhatsApp ini?

Berikut langkah-langkahnya sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TheNextWeb.

Untuk membatasi siapa saja yang bisa memasukkan kita ke grup WhatsApp, pertama-tama pengguna harus mengakses menu pengaturan (Settings) WhatsApp.

Ilustrasi langkah-langkah memblokir kontak agar tidak bisa mengundang ke grup.
Ilustrasi langkah-langkah memblokir kontak agar tidak bisa mengundang ke grup. ((KOMPAS.com/Bill Clinten))

Pada halaman pengaturan, pilih menu "Accounts" dan kemudian pilih "Privacy" dan klik "Groups".

Beberapa saat kemudian, akan muncul tiga opsi terkait siapa saja yang bisa memasukkan pengguna ke dalam grup, ada "Everyone", "My contacts", dan "My contact except...".

Di sini, klik opsi "My contact except...", lalu pilih siapa saja kontak yang ingin pengguna blokir, agar mereka tidak bisa memasukkan pengguna ke grup WhatsApp secara tiba-tiba.

Setelah selesai memilih, klik tombol centang yang terletak di bagian kanan bawah untuk menyimpan preferensi pengguna.

Nah, apabila sang pemblokir ingin mengundang pengguna WhatsApp yang memblokir mereka, admin grup WhatsApp terkait mesti mengirim link undangan untuk masuk ke dalam grup tersebut.

Baca juga: Ternyata Membuka Aplikasi WhatsApp Bisa Tanpa Memakai Kuota Internet, Ini Caranya

Tautan bisa dikirimkan lewat private message (PM) ke pengguna terkait.

Pengguna yang diundang masuk ke grup tadi lantas bisa menimbang-nimbang, apakah akan ikut bergabung dengan mengklik tautan undangan atau tidak.

Tautan undangan masuk ke grup percakapan ini sendiri berlaku selama 72 jam.

Jika ingin menggunakan metode link ini, pengguna bisa memilih opsi Everyone di dalam menu "Who can add me to groups" di atas tadi.

Bisa menunjukan foto profil

Kelebihan WhatsApp sebagai aplikasi pesan instan ialah bisa menunjukan foto profil.

Meskipun tidak begitu penting, foto profil bisa menunjukan kontak tersebut benar atau tipuan.

Hal ini bisa di atur ketika baru membuat akun WhatsApp.

Begitupun juga dengan nama akun, sehingga orang lain bisa mengenali kita.

Untuk kalian yang bosan dengan foto profil yang lama, hal ini bisa diubah.

Seperti biasa, caranya kalian hanya perlu ke menu setelan di aplikasi WhatsApp.

Baca juga: Cara Mudah Menandai Pesan Penting di Aplikasi WhatsApp, Agar Gampang Ditemukan Kembali

Setelahnya di bagian atas terdapat menu yang menampilkan foto profil kalian, klik menu tersebut.

Selanjutnya klik foto profil kalian sekarang, lalu akan ada pilihan untuk mengganti foto profil dari galeri, kamera atau menghapus foto.

Halaman selanjutnya adalah langkah-langkah mudah berikutnya.

Usahakan untuk kalian yang ingin mengganti foto profil agar memasang foto kalian bukanlah kata-kata atau gambar kartun.

Di menu penggantian foto profil juga bisa mengubah nama, info status hingga nomor telepon.

Info atau status berguna untuk memberitahukan kalian sedang online atau sedang berada di mana.

Misalnya di sekolah, di kantor atau sedang olahraga.

Kalian juga bisa membuat status WhatsApp sendiri dengan emoji yang disediakan WhatsApp.

Untuk mengubah nomor telepon WhatsApp juga bisa.

Baca juga: Cara Mudah Mengubah Huruf Standar di Aplikasi WhatsApp Jadi Miring, Dicoret dan Tebal

Biasanya menu ini digunakan jika nomor WhatsApp pengguna tidak terpakai lagi karena diblokir atau hilang.

Sebelum mengganti nomor, WhatsApp juga mengatakan bahwa pastikan nomor pengganti bisa menerima SMS. Mengapa?

Karena nantinya akan ada SMS verifikasi untuk dimasukan kembali ke aplikasi WhatsApp.

Selain itu juga WhatsApp menyarankan kepada pengguna yang ingin berpindah smartphone dengan hape baru dan nomor baru.

Kalian harus terlebih dahulu mengganti nomor lama ke nomor baru di hape yang lama.

Setelah itu baru pindahkan ke aplikasi WhatsApp yang baru.

Penggantian nomor WhatsApp ini juga akan diinfokan oleh teman yang ada di kontak kalian.

Namun, bukan berarti mereka akan tahu nomor kalian yang baru, kecuali kalian mengirim pesan atau melakukan panggilan terlebih dahulu.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Cara Mudah Tolak atau Terima Masuk Grup WhatsApp, Ikuti Langkah-langkahnya.

Sumber: TribunWow.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved