Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

BEM FEB Unmul Sambangi Komisi IV, Bahas Kesejahteraan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19

Komisi IV DPRD Kaltim menggelar rapat dengar pendapat bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mulawarman

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas DPRD Kaltim
Komisi IV DPRD Kaltim saat menggelar rapat dengar pendapat bersama BEM FEB Unmul, membahas persoalan kesejahteraan masyarakat di tengah pandemi, Selasa (6/7/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Komisi IV DPRD Kaltim menggelar rapat dengar pendapat bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mulawarman (Unmul) di lantai 1 Gedung E , Selasa (6/7/2021).

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Ya'qub didampingi Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Ely Hartati Rasyid mengatakan bahwa sebagai senior dan alumni Unmul sangat mengapresiasi visiting dan keinginan mahasiswa untuk berdiskusi dan berdialog kepada wakil rakyat.

"Esensinya bahwa lembaga DPRD juga termasuk bagian yang tidak terpisahkan dari dunia pendidikan, karena di sini bisa belajar secara langsung praktik berdemokrasi," ujar ketua fraksi PPP tersebut.

Baca juga: Timsel KPID Kaltim Dibentuk Bulan Ini, Tahapan dan Mekanisme Seleksi Akan Segera Diumumkan

Pimpinan rombongan yang juga Gubernur BEM FEB Unmul, Andi Indra Kurniawan menyampaikan, kedatangan mereka ingin bersilaturahmi juga berdiskusi pada bidang kesejahteraan masyarakat.

Ia melanjutkan, diskusi ini terkait permasalahan atau isu-isu di Kaltim tentang kesejahteraan masyarakat di tengah pandemi Covid 19.

"Mengenai hal itu, apa solusi yang bisa ditawarkan Komisi IV yang menaungi bidang tersebut, untuk kemudian bisa memberikan kontribusi yang baik untuk masyarakat Kaltim?" katanya.

Menanggapi hal tersebut, Rusman Ya'qub mengatakan saat ini penanganan Covid-19 dengan realokasi dan recofusing anggaran.

Baca juga: Mubes ke-IV Ika Pakarti Dihadiri Pimpinan DPRD Kaltim, Paguyuban Adalah Tali Pengikat

Pada tahun anggaran 2020, khusus untuk penanganan Covid-19 di Kaltim, adalah sebesar 536 miliar.

"Dana tersebut diperuntukkan untuk jaring pengaman sosial, untuk pemulihan ekonomi, dan untuk penanganan kesehatan. Yang paling banyak dalam penggunaan alokasi anggaran ini adalah bidang kesehatan," ungkapnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved