Breaking News:

Virus Corona di Kubar

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Varian Baru, Masyarakat Diminta Maksimalkan Disiplin Prokes

Pemerintah Kabupaten Kutai terus melakukan terobosan baru untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR-  Pemerintah Kabupaten Kutai terus melakukan terobosan baru untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

Terlebih lagi saat ini, hampir seluruh daerah mengalami peningkatan kasus Covid-19 termasuk di wilayah Kabupaten Kutai Barat

Dari lingkungan pemerintahan, Pemkab Kubar telah mengeluarkan surat edaran berisi larangan kepada seluruh jajarannya agar tidak bepergian ke luar daerah.

Sementara dilingkungan masyarakat, juga telah diberlakukan pembatasam jam malam dan PPKM mikro sesuai arahan pemerintah pusat.

Baca juga: Satgas Covid-19 PPU akan Gelar Swab Antigen Acak, Sasar Warga di Sejumlah Fasilitas Umum

Menurut Sekdakab Kutai Barat, Ayonius hal ini dilakukan sejalan dengan instruksi pemerintah pusat guna mencegah adanya penularan Covid-19 varian baru dan meminta jajarannya, aktif terlibat dalam upaya pencegahan seperti menaati protokol kesehatan Covid-19.

"Kita tidak henti-hentinya mengingatkan kepada masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Mengingat cara ini paling efektif untuk menekan penyebaran Covid-19,” tegas Sekdakab Kubar Ayonius, Rabu (7/7/2021).

Dia juga mengimbau seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), di lingkungan Pemkab Kubar agar tidak hentinya mengedukasikan kepada masyarakat, untuk tetap disiplin menerapkan prokes, berupa menggunakan masker.

Selain, itu seluruh aparat Kampung dan Kecamatan juga diminta mengaktifkan kembali Satgas Covid-19 yang telah dibentuk, agar melaksanakan instruksi pemerintah dalam rangka pencegahan Covid-19. 

Baca juga: Saat Pandemi Covid-19 Harus Tutup Jam 10 Malam, Pedagang di Bulungan Akui Ikuti Aturan

Meski angka penularan Covid-19 di Kutai Barat mengalami peningkatan, namun pemerintah belum berencana memberlakukan sistem work from home secara serentak. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved