Rabu, 10 Juni 2026

Aplikasi

Cara Memulihkan Akun WhatsApp yang Telah Diretas, Lakukan 2 Langkah Mudah

Para pemilik akun biasanya tak sadar akun WhatsApp miliknya telah diretas oleh orang lain. bahkan digunakan untuk melakukan tindak kejahatan.

Tayang:
Freepik designed by rawpixel.com
Ilustrasi WhatsApp. Berikut ini cara mengembalikan akun WhatsApp yang tlah diretas pihak lain 

TRIBUNKALTIM.CO -  Sebagian pengguna WhatsApp pernah mengalami akunnya diretas oleh orang lain.

Peretasan akun ini saat sekarang marak dilakukan terutama kepada pengguna WhatsApp.

Para pemilik akun biasanya tak sadar akun WhatsApp miliknya telah diretas oleh orang lain.

bahkan digunakan untuk melakukan tindak kejahatan.

Ketika akun WhatsApp diretas ada cara mudah untuk mengembalikannya.

Berikut ini sejumlah cara untuk mengembalikan akun WhatsApp yang diretas atau dihack.

Dilansir dari Kompas.com sebagai aplikasi pesan instan dengan miliaran pengguna, WhatsApp kerap menjadi sasaran empuk bagi peretas.

Baca juga: Ternyata Ini Dampaknya Bila Sering Melakukan Migrasi Akun WhatsApp ke Smartphone Lain

Beberapa kasus pengambilalihan akun juga marak terjadi belakangan.

WhatsApp sendiri telah menyediakan fitur two-step verification atau verifikasi dua langkah yang bisa diaktifkan untuk mencegah peretasan.

Namun, apabila peretasan kadung terjadi, apa yang harus dilakukan?

WhatsApp APAC Communications Director, Sravanthi Dev, menyarankan pengguna untuk segera melapor ke tim WhatsApp untuk memulihkan akun.

Laporan bisa dilakukan melalui e-mail ke alamat support@whatsapp.com.

Sravanthi mengatakan, pengguna harus menjelaskan detail kronologi kejadian, termasuk kapan dan kemungkinan bagaimana akun diretas.

"Misalnya Anda sebelumnya memberikan kode OTP (one time password) ke seseorang sebelum terjadi peretasan," jelas Sravanthi dalam sebuah acara temu media yang digelar online, Kamis (27/8/2020).

Kode OTP terdiri dari enam digit dan dikirimkan ke nomor pengguna melalui SMS untuk melakukan verifikasi akun.

Dia menjelaskan, tim backend WhatsApp merupakan tim yang cekatan, semakin cepat pengguna melapor, proses pemulihan kemungkinan bisa cepat dilakukan.

Tim WhatsApp akan melakukan investigasi dan mengamati pola perilaku si pemegang akun yang diretas tersebut.

"Misalnya akun yang diretas log-in ke perangkat baru yang sebelumnya tidak pernah log-in menggunakan akun tersebut, hal ini bisa diidentifikasi," imbuh Sravanthi.

Kendati demikian, Sravanthi mengatakan, tim backend WhatsApp tidak bisa melihat pesan apa saja yang sudah dikirim pelaku.

Hal ini dikarenakan WhatsApp mengadopsi sistem end-to-end encryption.

Sistem itu diklaim tidak bisa diintip siapa pun, bahkan tim WhatsApp itu sendiri.

Baca juga: Cara Mudah Menambah Anggota Baru di Grup Aplikasi WhatsApp Tanpa Perlu Simpan Nomor Kontak

Peretas juga tidak akan bisa melihat isi pesan yang ada sebelumnya.

"Kabar baiknya, pesan yang anda kirim sebelumnya aman. Sebab, pelaku tidak memiliki akses ke ponsel anda," jelas Sravanthi.

Cara lain

Ada cara lain yang bisa dilakukan pengguna untuk memulihkan akun yang diretas.

Begitu pengguna menyadari akunnya diretas, pengguna bisa re-install aplikasi WhatsApp sesegera mungkin.

Kemudian log-in dengan nomor WhatsApp yang telah diretas. Lalu, masukkan kode OTP yang dikirim melalui SMS untuk verifikasi nomor.

Apabila berhasil log in, maka akun dianggap telah pulih.

Namun, apabila gagal, pengguna bisa menggunakan cara pertama di atas.

Mengamankan akun WhatsApp

Seperti dikatakan sebelumnya, WhatsApp sendiri memiliki sejumlah fitur keamanan untuk melindungi akun pengguna.

Sravanthi sendiri menyarankan pengguna WhatsApp untuk mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah.

Dengan mengaktifkan fitur ini, pengguna harus memasukkan PIN enam digit yang telah didaftarkan jika berganti perangkat atau memasang ulang aplikasi WhatsApp.

PIN ini juga akan muncul secara berkala saat pengguna membuka aplikasi WhatsApp.

Ingin Keluar dari Grup WhatsApp Tanpa Orang Lain Tahu? Berikut Tipsnya

Berikut ini cara keluar dari grup WhatsApp diam-diam tanpa diketahui orang lain, ssangat mudah.

Ikut dalam grup WhatsApp memang dinilai bagus untuk menyebarkan informasi secara langsung kepada banyak orang.

Karena kamu bisa menyebarkan informasi hanya satu kali kirim melalui grup WhatsApp tanpa harus japri satu-persatu rekanmu.

Tapi terkadang ada saja grup WhatsApp yang tidak diketahui dari mana asalnya mengundang kita untuk masuk.

Untuk aplikasi WhatsApp, memang bergabung ke dalam grup akan terjadi secara langsung tanpa perlu konfirmasi si pemilik akun tersebut.

Namun, kamu bisa kok untuk mengurangi potensi akan adanya grup-grup yang tidak jelas tersebut agar kamu tidak tiba-tiba masuk ke dalam grup.

Kamu bisa mengatur proses perekrutan anggota grup dengan cara memfilter hal tersebut.

Caranya adalah klik pengaturan yang ada pada layanan WhatsApp kamu.

Lalu, kamu bisa memilih menu "Account" yang kemudian kamu pilih "Privacy"

Jika sudah, kamu bisa memilih 3 opsi yang ada pada menu "Groups".

Ada 'everyone' yang bisa kamu gunakan untuk memperbolehkan semua orang untuk mengundang kamu ke grup.

Lalu ada 'My contacts' yang mengizinkan semua orang yang ada di dalam kontak ponsel kamu.

Atau 'My contacts except' yang akan membuat kamu bisa memilih siapa saja orang-orang khusus yang bisa memasukkan kamu ke dalam grup Whatsapp.

Namun, terkadang meskipun sudah dilakukan hal tersebut, kita masih kerap risih dengan apa yang ada di dalam grup.

Baca juga: Cara Mudah Mengubah Aplikasi WhatsApp Pribadi ke Aplikasi WhatsApp Business

Tak jarang, hal tersebut malah membuat kita menjadi tidak aktif di dalam grup ataupun mematikkan notifikasi chat grup tersebut.

Mau tidak mau, keluar grup sering dianggap sebagai langkah terbaik yang harus dilakukan untuk menghindari hal tersebut.

Namun, saat keluar grup WhatsApp secara terang-terangan malah membuat masalah baru yaitu, dijadikan topik pembicaraan di grup tersebut.

Terpaksa keluar grup WhatsApp pun harus dilakukan secara diam-diam.

Bagaimana caranya?

Hapus data

Cara ini sebenarnya mungkin sering dilakukan oleh beberapa orang untuk membersihkan aplikasi dari data-data yang tak terpakai.

Nah, pembersihan data aplikasi ini juga bisa menjadi alternatif cara yang bisa kamu gunakan untuk bisa keluar dari grup WhatsApp.

Untuk bisa melakukannya juga cukup mudah, kamu bisa langsung menuju pengaturan smartphone.

Nah, ada cara yang bisa kamu lakukan untuk keluar grup WhatsApp tanpa ketahuan anggotanya.

Mau tau gimana caranya? Ikuti langkah mudah berikut ini agar bisa membantu kamu keluar dari grup yang tidak kamu inginkan.

Lalu, kamu bisa memilih menu kelola aplikasi yang tersedia di pengaturan.

Kemudian, kamu bisa langsung mencari aplikasi WhatsApp yang terdaftar di aplikasi smartphonemu.

Langkah terakhir, kamu bisa langsung klik 'Clear data' atau hapus data dari aplikasi WhatsApp milikmu.

Setelah itu, kamu bisa log in kembali pada aplikasi WhatsApp yang sudah benar-benar bersih tersebut.

Tapi ada satu catatan yang membuat cara ini nampaknya akan mengurungkan niatmu karena kamu harus log in menggunakan kartu baru.

Jika kamu masih log in menggunakan data yang lama, WhatsApp akan secara otomatis memasukkanmu kembali ke dalam grup tersebut.

Ganti Nomer

Beruntung lah untuk kamu yang tidak memiliki kepentingan dalam penggunaan nomor yang terdaftar di WhatsApp.

Cara selanjutnya mungkin akan memudahkan kamu untuk bisa keluar dari grup WhatsApp tersebut.

Kamu bisa tinggal mengganti kartu yang lama tersebut dengan kartu yang baru.

Kemudian, kamu mendaftar ke dalam aplikasi WhatsApp menggunakan nomer terbaru milikmu.

Baca juga: Ingin Tahu Siapa yang Suka Lihat Profil Aplikasi WhatsApp Kamu, Inilah Cara Mudahnya

Gunakan nomer cadangan

Hampir sama dengan metode ganti nomer, namun cara ini nampaknya akan menyelamatkan kamu dari hilangnya kontak-kontak penting di ponselmu.

Kamu bisa mengganti daftar akun WhatsApp milikmu dengan nomer terbaru yang belum terdaftar.

Caranya adalah masuk ke dalam menu pengaturan yang ada pada aplikasi WhatsApp.

Kemudian, pilih ke menu 'Account' lalu klik 'Change number'.

Nantinya kamu akan mendaftarkan nomer terbaru tersebut dan akan secara otomatis keluar dari grup WhatsApp.

Kemudian, untuk mengembalikannya, kamu bisa lakukan hal tersebut lagi dengan mendaftarkan nomer lama kamu yang ingin kamu gunakan.

Minusnya dari cara ini adalah kamu juga akan otomatis keluar dari grup yang tidak kamu inginkan untuk keluar.

Jadi, setelah kamu lakukan hal ini, kamu harus meminta temanmu untuk mengundang kembali ke dalam grup yang kamu inginkan.

Nah, semua cara yang bisa kamu lakukan ini pastinya memiliki nilai lebih dan kekurangannya.

Tinggal bagaimana kamu sebagai pengguna bisa memilih lebih baik mana yang harus kamu lakukan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved