Kesehatan

Agar Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Akibat Nafsu Makan Menurun karena Terpapar Covid-19, Ini Saran Ahli

Covid-19 dapat menimbulkan gejala demam, batuk, nyeri otot, kesulitan bernapas, serta hilangnya rasa dan bau.

Editor: Ikbal Nurkarim
TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO
Ilustrasi tenaga medis tengah menangani pasien Covid-19 di salah satu rumah sakit rujukan. , ahli menyarankan makan makanan ini agar kebutuhan nutrisi terpenuhi akibat nafsu makan menurun saat terpapar Covid-19. 

“Sakit minum es? Enggak papa. Yang penting orangnya enggak alergi dingin. Es mambo bisa dibuat dari bubur kacang hijau atau aneka potongan buah yang diberi santan,” ujarnya.

“Prinsipnya, asupan harus punya kalori dan masih berasal dari sumber makan yang sehat,” lanjut dr. Tan.

Sementara itu, bagi pasien positif Covid-19 yang sesak napas dan mulut kering, dilansir Bradford Hospitals, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memudahkan makan.

Saat Sesak Napas Makan bisa terasa sangat menantang ketika Anda sesak napas, jadi cobalah untuk Makan makanan kaya energi dan protein dalam porsi kecil, tapi sering secara berkala.

Pilih makanan yang lembut dan lembab, yang lebih mudah dikunyah dan ditelan.

Baca juga: TERJAWAB Ivermectin Obat Apa, Diklaim Bisa Obat Covid-19, Ini Kegunaan Obat Ivermectin untuk Manusia

Saat Mulut Kering

Mulut kering dapat disebabkan oleh penggunaan nebuliser, inhaler, dan terapi oksigen.

Hal ini bisa sulit mengunyah dan menelan makanan, dan terkadang dapat menyebabkan perubahan rasa.

Cobalah minum enam hingga delapan cangkir cairan setiap hari (termasuk cairan bergizi seperti jus)

Mengisap permen bebas gula atau mengunyah permen karet bebas gula untuk membantu produksi air liur

Bilas mulut dan berkumur dengan air setelah menggunakan inhaler, agar mulut tetap segar

Baca juga: Obat Covid Sudah Didistribusikan ke Dinkes 34 Provinsi, dr Reisa: Tren Angka Kesembuhan Meningkat

Ditambahkan dr. Tan, ia tidak menyarankan mengonsumsi makanan tinggi gula selama positif Covid-19, karena hanya menimbulkan rasa kenyang palsu, tapi miskin nutrisi.

“Lagipula justru dapat memperparah reaksi radang,” tegas dr. Tan.

“Sebaliknya, makanan dengan protein cukup dan serat tidak larut yang dapat merangsang kesehatan probiotik usus, amat dianjurkan,” pungkasnya. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved