Breaking News:

Virus Corona

Skenario Terburuk Kemenkes jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Jakarta dan Yogyakarta jadi Perhatian

Hal inilah yang membuat pemerintah merancang skenario jika rumah sakit kolaps akibat tingginya kasus Covid-19.  

Editor: Januar Alamijaya
Tribunnews/Herudin
Suasana di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (10/7/2021). RSD Covid-19 Asrama Haji Pondok Gede difungsikan untuk penanganan?Covid-19?dari mulai gejala sedang hingga berat, dengan kapasitas 910 tempat tidur isolasi, termasuk 36 HCU (high care unit), selain lebih dari 370 tempat tidur untuk tenaga kesehatan. Pemerintah menyiapkan skenario terburuk jika kasu Covid-19 di Indonesia semakin tinggi 

TRIBUNKALTIM.CO - Kasus Covid-19 mengalami lonjakan cukup tinggi beberapa pekan terakhir.

Lonjakan tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas kesehatan dipenuhi pasien Virus Corona.

Hampir semua rumah sakit kini mengalami tingkat keterisian di atas 90 persen.

Hal inilah yang membuat pemerintah merancang skenario jika rumah sakit kolaps akibat tingginya kasus Covid-19.  

Melansir Tribunnews .com dalam artikel berjudul Strategi Menkes Hadapi Skenario Terburuk soal Keterisian Tempat Tidur RS untuk Pasien Covid-19  Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan sudah membuat skenario terburuk terkait keterisian tempat tidur rumah sakit (RS) untuk merawat pasien Covid-19.

Baca juga: Fokus Tekan Angka Kematian Covid-19, Pasien Isoman Bergejala Berat Harap Segera Lapor ke Puskesmas

Apabila kasus Covid-19 terus memburuk, Budi menyiapkan skenario dimana keterisian tempat tidur di RS mencapai angka 30 persen dan 60 persen.

"Kami sudah membuat skenario ke depan, dibikin sekitar 2 minggu lalu, menghitung kira-kira berapa yang harus kita tambah kalau kasusnya memburuk 30 persen dan ini diupdate tiap minggu, kalau kasus memburuk 30 persen dan sangat memburuk 60 persen dari sekarang, berapa kekurangan RS-nya," ujar Budi, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (13/7/2021).

Bila keterisian tempat tidur benar-benar mencapai angka 30 persen dalam 1-2 minggu ke depan, Budi mengatakan ada dua wilayah yang dinilai akan berat menghadapinya. Wilayah tersebut adalah Yogyakarta dan DKI Jakarta.

"Jadi yang paling berat dalam 1-2 minggu ke depan kalau ada perburukan terus sebesar 30 persen atau kira-kira 2-3 persen per hari itu yang berat adalah Yogyakarta dan DKI Jakarta. Karena akan kekurangan tempat tidur isolasi dan ICU," ungkapnya.

Oleh karena itu, demi mengantisipasi keterisian tempat tidur di RS, Budi mengatakan sudah mempersiapkan strategi dengan berdiskusi bersama para gubernur wilayah tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved