Minggu, 3 Mei 2026

Virus Corona

Layanan Telemedicine dan Obat Gratis Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri, Ini Cara Mendapatkannya

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperluas layanan konsultasi dan pengiriman obat gratis melalui layanan Telemedicine bagi pasien Covid-19

Tayang:
Kontan.co.id
ILUSTRASI - Platform Halodoc, salah satu platform telemedicine yang digandeng Kemenkes. Beikut daftar obat gratis pasien Covid-19 yang disediakan telemdicine 

TRIBUNKALTIM.CO - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperluas layanan konsultasi dan pengiriman obat gratis melalui layanan Telemedicine bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Setelah Jakarta, keempat wilayah itu yakni Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Layanan ini telah dilakukan uji coba di Jakarta pada 7 Juli 2021 lalu.

Dikutip dari sehatnegeriku.kemkes.go.id, layanan Telemedicine hadir untuk mempermudah masyarakat terutama yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Pasien bisa konsultasi kesehatan secara virtual tanpa harus datang ke rumah sakit.

Selain itu, untuk mengurangi beban keterisian tempat tidur di rumah sakit.

Sehingga, layanannya bisa digunakan untuk pasien bergejala sedang, berat, dan kritis.

Ada 11 platform Telemedicine yang sudah bekerjasama dengan Kemenkes, yakni seperti berikut:

1. Alodokter

2. GetWell

3. Good Doctor

4. Halodoc

5. KlikDokter

6. KlinikGo

7. Link Sehat

8. Milvik Dokter

9. ProSehat

10. SehatQ

11. YesDok.

Cara Dapat Layanan

Agar pelaksanaannya lebih efektif dan efisien, kini alur layanan Telemedicine Covid-19 dibuat lebih ringkas.

Pasien tidak perlu lagi mengirimkan pesan ke apotek Kimia Farma.

Namun, cukup mengisi form pemesanan obat dan unggah KTP di platform Telemedicine yang dipilih, dan semuanya sudah langsung diproses secara otomatis.

Layanan Telemedicine gratis dimulai dari proses pengambilan dan pemeriksaan sampel di laboratorium.

Untuk mendapatkan layanan ini, pasien harus melakukan tes PCR/Antigen di laboratorium yang telah terafiliasi dengan sistem New All Record (NAR) Kementerian Kesehatan.

Jika hasilnya positif dan laboratorium penyedia layanan test Covid-19 melaporkan data hasil pemeriksaan ke database Kementerian Kesehatan (NAR), maka pasien akan menerima pesan WhatsApp dari Kemenkes (dengan centang hijau) secara otomatis.

Namun, apabila tidak mendapatkan WhatsApp pemberitahuan, pasien bisa memeriksa NIK secara mandiri di lamanhttps://isolasi mandiri.kemkes.go.id.

Setelah dapat WhatsApp pemberitahuan, pasien bisa melakukan konsultasi secara daring dengan dokter di satu di antara 11 layanan Telemedicine.

Caranya yakni tekan link yang ada di pesan WhatsApp dari Kemenkes atau di link yang muncul saat pengecekan NIK mandiri di laman https://isolasi mandiri.kemkes.go.id/panduan.

Lalu, memasukkan kode voucher agar bisa konsultasi dan dapat paket obat gratis.

Sebelum berkonsultasi, pasien harus menginformasikan bahwa dirinya adalah pasien program Kemenkes.

Selesai konsultasi, dokter akan memberikan resep digital sesuai kondisi pasien.

Hanya pasien kategori isolasi mandiri, yang akan mendapatkan obat dan vitamin secara gratis.

Tidak semua jenis obat diberikan gratis, hanya ada 2 paket obat yang ditanggung Kemenkes yakni Paket A (Orang Tanpa Gejala) berupa multivitamin C, D, E, Zinc sebanyak 10 butir konsumsi satu kali sehari.

Paket B (bergejala ringan) berupa multivitamin C, D, E, Zinc sebanyak 10 butir konsumsi satu kali sehari.

Kemudian, Azithromisin 500 mg sebanyak 5 butir konsumsi sehari sekali.

Oseltamivir 75 mg sebanyak 14 butir konsumsi dua kali sehari.

Selain itu, parasetamol tab 500 mg sebanyak 10 butir (apabila dibutuhkan).

Obat dan vitamin yang diberikan hanya untuk konsumsi pasien dan tidak boleh diperjualbelikan.

Pengiriman obat dan/atau vitamin dari apotek Kimia Farma ke alamat pasien akan dibantu oleh jasa ekspedisi SiCepat.

Sehingga, pastikan pengisian alamat pengiriman di platform telemedicine sudah benar, sesuai dengan alamat pasien.

Setelah diproses, pasien akan mendapatkan SMS dari SiCepat yang berisi nomor resi dan status pengiriman.

Jadi, pasien bisa memantau lokasi atau posisi barang kiriman.

Kementerian Kesehatan terus berupaya memperluas layanan Telemedicine Covid-19.

Selain di Jabodetabek, rencananya layanan telemedicine Covid-19 ini akan secara bertahap dikembangkan di ibu kota provinsi.

Update Corona hari ini 13 Jul 2021: cek angka kasus harian, penambahan kasus covid hari ini dan angka kematian Covid-19 Indonesia. 

Selain soal ipdate Corona hari ini 13 Jul 2021, angka kasus harian, penambahan kasus covid hari ini dan angka kematian Covid-19 Indonesia, simak juga informasi penting lainnya. 

Indonesia menjadi negara dengan kasus harian terbanyak dan angka kematian baru tertinggi di dunia pada Kamis (13/6/2021).

Berdasarkan update corona dari data Worldometers, sejak pertama kali ditemukan pada Desember 2019 lalu hingga Selasa (13/7/2021) pagi, angka kasus Covid-19 di dunia sebanyak 188.021.869 kasus.

Total kematian sebanyak 4.055.939 dan sembuh 172.023.653.

Terdapat penambahan kasus harian dalam 24 jam terakhir sebanyak 391.897, meninggal 6.443 orang, menurut situs Worldometers, Selasa, 13 Juli 2021 siang.

Indonesia tercatat kasus Covid-19 tertinggi di dunia yakni sebanyak 40.427, disusul Inggris 34.471, India (30.827), Rusia (25.140), dan Iran (20.829).

Tak hanya jumlah kasus harian, penambahan kematian harian corona di Indonesia juga tertinggi di dunia yakni sebanyak 891 orang, kemudian disusul Brasil (765), Rusia (710), India (546) dan Kolombia (509).

Indonesia berada di peringkat ke-16 dengan jumlah kasus Covid-19 di dunia yakni 2.567.630 orang.

Di Asia Tenggara, setelah Indonesia, Filipina peringkat kedua sebanyak 1.478.061 kasus, disusul Malaysia (844.870), Thailand (345.027), Myanmar (197.227), Singapura (62.718).

Berikut 5 negara dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi di dunia:

Amerika Serikat: 34.754.135 kasus, 622.967 meninggal dunia, 29.268.556 sembuh

India: 30.901.311 kasus, 409.287 meninggal dunia, 30.052.461 sembuh

Brasil: 19.106.971 kasus, 534.233 meninggal dunia, 17.666.654 sembuh

Perancis: 5.813.899 kasus, 111.353 meninggal dunia, 5.648.677 sembuh

Rusia: 5.808.473 kasus, 143.712 meninggal dunia, 5.216.648 sembuh.

Mengutip Kompas.com, pada Selasa (13/7/2021) pagi, tercatat Indonesia menjadi negara dengan kasus harian terbanyak dan angka kematian baru tertinggi di dunia.

Ada penambahan kasus baru sebanyak 40.427, sehingga total kasusnya mencapai 2.567.630 kasus.

Sementara, kasus kematian akibat Covid-19 bertambah 891 kasus sehingga total kematiannya mencapai 67.355 kasus.

Indonesia menjadi negara dengan kasus harian terbanyak dan angka kematian baru tertinggi di dunia pada Kamis (13/6/2021).
UPDATE CORONA - Indonesia menjadi negara dengan kasus harian terbanyak dan angka kematian baru tertinggi di dunia pada Kamis (13/6/2021). Update Corona hari ini 13 Jul 2021: Angka kasus harian, penambahan kasus covid hari ini dan angka kematian Covid-19 Indonesia. (Tangkap layar Worldometers)

Jepang

Pemerintah Jepang menetapkan Tokyo dalam keadaan darurat Covid-19 level 4.

Mengutip Japan Times, Perdana Menteri Yoshihide Suga mengumumkan status darurat ini dimulai 12 Juli hingga 22 Agustus 2021 mendatang.

Meski pada periode tersebut terselenggara Olimpiade Tokyo, pemerintah bertujuan untuk mengurangi mobilitas orang selama acara olahraga global tersebut.

Sementara, Summer Games, yang akan dibuka 23 Juli dan berakhir 8 Agustus, akan diadakan secara tertutup di hampir semua tempat.

Selain Tokyo, keadaan darurat Covid-19 juga ditetapkan di Prefektur Okinawa.

Adapun keadaan darurat semu di prefektur Chiba, Saitama, Kanagawa dan Osaka, diperpanjang hingga 22 Agustus 2021.

Kuba

Warga Kuba melakukan aksi menentang pemerintah atas penanganan Covid-19.

Diberitakan BBC, warga Kuba memprotes terkaitnya runtuhnya ekonomi, kekurangan makanan serta obat-obatan, kenaikan harga dan penanganan pandemi oleh pemerintah.

Puluhan pengunjuk rasa antipemerintah ditangkap oleh pasukan keamanan yang dibantu oleh petugas berpakaian preman.

Ada laporan tentang pemadaman internet di seluruh pulau dan seorang fotografer dengan Associated Press terluka setelah konfrontasi dengan pasukan keamanan.

Protes antipemerintah dimulai dengan demonstrasi di kota San Antonio de los Baños, barat daya Havana, tetapi segera menyebar ke seluruh negeri.

Korea Selatan Demi mencegah penularan di antara pengunjung gym, pemerintah Korea Selatan melarang musik dengan lebih dari 120 denyut per menit (bpm) selama latihan berkelompok.

Melansir Straits Times, pejabat kesehatan mengatakan tindakan itu dimaksudkan untuk mencegah pernapasan terlalu cepat dan menghindari percikan keringat dari satu orang ke orang lain.

Aturan tersebut telah mengundang ejekan dari beberapa anggota parlemen oposisi, yang menyebutnya "omong kosong", dan pemilik gym melihat aturan tersebut hampir tidak efektif atau tidak realistis untuk dipertahankan.

Aturan ini juga diiringi dengan pembatasan kecepatan treadmill hingga maksimum 6 km/jam, melarang penggunaan pancuran di gym, dan membatasi pertandingan tenis meja hingga dua orang per meja.

Thailand

Thailand mengubah kebijakan vaksinnya untuk mencampur Sinovac dengan AstraZeneca dalam upaya untuk meningkatkan perlindungan terhadap Covid-19.

Diberitakan BBC, keputusan itu muncul setelah ratusan tenaga medis terjangkit Covid-19 meski sudah divaksinasi lengkap dengan Sinovac.

Petugas kesehatan yang sudah divaksinasi lengkap dengan Sinovac juga akan menerima booster ketiga dari vaksin yang berbeda.

Pada Minggu (11/7/2021), Kementerian Kesehatan Thailand mengatakan dari lebih dari 677.000 staf medis yang divaksinasi penuh dengan Sinovac, 618 terinfeksi antara April dan Juli.

Satu perawat telah meninggal dan satu staf medis masih dalam kondisi kritis.(*)

Berita tentang Virus Corona Lainnya

Baca juga: Terpapar Virus Corona Setelah Vaksinasi Tahap Pertama, Perlukah Vaksin Covid-19 Tahap Kedua?

Baca juga: Anies Baswedan Bongkar Strateginya Tangani Corona Jakarta, Berharap jadi Referensi Indonesia & Dunia

Baca juga: INILAH Pernyataan dr Lois Owien soal Corona yang Buat Heboh & Nasibnya Kini, Akan Dipanggil IDI

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved