Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Barang Ilegal Asal Malaysia di Kalimantan Utara Marak, Disperindagkop Beber Penyebabnya

Barang dagangan tak berizin atau ilegal yang didatangkan dari Malaysia masih banyak beredar di pasaran kawasan Provinsi Kalimantan Utara.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI
Plt Kepala Disperindagkop Kaltara Hasriyani, masih maraknya barang ilegal dari Malayisa lantaran tuntutan ekonomi yang harus dibutuhi oleh para pemasok hingga pedagang, Kamis (15/7/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Barang dagangan tak berizin atau ilegal yang didatangkan dari Malaysia masih banyak beredar di pasaran kawasan Provinsi Kalimantan Utara.

Menurut Plt Kepala Disperindagkop Kaltara Hasriyani, masih maraknya barang ilegal tersebut, lantaran tuntutan ekonomi yang harus dibutuhi oleh para pemasok hingga pedagang.

Hal ini ia ungkapkan saat ditemui TribunKaltim.co usai melakukan pemusnahan barang ilegal asal Malaysia, di Halaman Kantor Disperindagkop Kaltara, Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara pada Kamis (15/7/2021).

"Kondisi saat ini sangat berdampak pada pelaku usaha, sementara mereka berkewajiban memberi makan keluarganya," ujar Hasriyani.

Baca juga: Barang Ilegal Asal Malaysia Dimusnahkan, Polda Kaltara Tepis Keterlibatan Oknum Aparat

Kendati pengawasan hingga penindakan terus dilakukan, Hasriyani, mengakui pihaknya tidak dapat menghentingkan seluruhnya perdagangan barang tanpa izin.

Upaya pengawasan hingga penindakan, tentu saja tetap bersinergi dengan Satgas dan pihak perdagangan di kabupaten dan kota.

"Ini memang memberikan efek jera meski tidak bisa menghentikan," katanya.

Rapat Lintas Sektoral

Pihaknya pun akan melakukan rapat bersama lintas sektoral terkait pedagangan barang asal Malaysia, setelah masa Pengetatan PPKM Mikro usai.

Di mana nantinya ia mengharapkan ada kebijakan perdagangan yang juga dapat membantu pelaku usaha.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved