Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Barang Ilegal Asal Malaysia Dimusnahkan, Polda Kaltara Tepis Keterlibatan Oknum Aparat

Polda Kaltara bersama jajaran Disperindagkop Provinsi Kaltara, Disperindagkop Kabupaten Bulungan dan Satpol PP Kaltara.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI
BARANG ILEGAL - Pemusnahan barang ilegal asal Malaysia, sebanyak 11 Karung gula, 30 Pack sosis dan 5 Karung daging, serta 2 Karung beras ketan asal Malaysia dimusnahkan dengan cara dikuburkan di Halaman Disperindagkop Kaltara, Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara pada Kamis (15/7/2021). TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Polda Kaltara bersama jajaran Disperindagkop Provinsi Kaltara, Disperindagkop Kabupaten Bulungan dan Satpol PP Kaltara melaksanakan kegiatan pemusnahan barang ilegal asal Malaysia.

Pemusnahan dilakukan dengan cara menguburkan sejumlah bahan pangan seperti daging, gula, beras dan sosis asal Malaysia yang masuk tanpa izin atau ilegal.

Hal ini diungkapkan oleh Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Kaltara, AKP Satya Chusnur ditemui TribunKaltim.co usai pemusnahan di halaman Disperindagkop Kaltara, Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara pada Kamis (15/7/2021).

"Ini tindak lanjut dari hasil kegiatan kita pada Mei lalu, hasil temuannya itu ada gula Malaysia, daging Alana Malaysia, juga sosis dan beras asal Malaysia," ujar Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Kaltara, AKP Satya Chusnur.

Baca juga: Polda Kaltara Grebek Pria di Tarakan Sedang Konsumsi Sabu, Pelaku Mengaku jadi Wartawan

"Ini ada gula ada 11 Karung, sosis ada 30 Pack, 5 Karung daging, ada juga beras 2 karung," tambahnya.

AKP Satya mengungkapkan dalam kasus perdagangan barang ilegal, pihaknya tidak menerapkan sanksi pidana kepada para pemasok.

Melainkan menyerahkannya kepada tim Satgas Pangan Daerah Kaltara untuk dibina dan diberikan sanksi administratif.

"Karena ini kerja tim, jadi kita limpahkan penanganannya ke Satgas Pangan Daerah, untuk pembinaan administrasi.

Jadi kalau mereka tidak ada izinnya bisa diarahkan untuk menguruskan.

Baca juga: Gandeng Polda Kaltara, Disperindagkop Kalimantan Utara Ungkap Barang Ilegal Asal Malaysia

"Mengingat kondisi pandemi hari ini, kami terapkan restorative justice, jadi bukan sanksi pidana tapi kita serahkan ke Satgas Pangan Daerah untuk sanksi administratif," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved